Â
Liputan6.com, Jakarta - Di sudut jalanan Mumbai pada akhir dekade 1970-an, tak ada yang menyangka seorang pemuda dengan saku baju hampir kosong kelak bakal menggenggam imperium bisnis terbesar di Asia. Gautam Adani, pria kelahiran Ahmedabad, Gujarat, pada 24 Juni 1962, adalah bukti hidup bagaimana ketajaman intuisi, keberanian menantang risiko, dan tekad baja mampu mengubah nasib pemuda putus kuliah menjadi konglomerat paling berpengaruh di panggung dunia.
Hari ini, imperium bisnis Adani menempatkan kekayaan bersihnya di kisaran US$ 79,3 miliar hingga US$ 89,2 miliar atau setara Rp 1.607 triliun (kurs Rp 18.009 per US$). Nilai fantastis ini mengukuhkan posisinya di jajaran teratas pangeran bisnis global.
Advertisement
Dikutip dari Medium dan Insights Business Magazine, Sabtu (17/10/2026), Adani tumbuh dalam kesederhanaan keluarga Jain-Gujarati. Ayahnya, Shantilal Adani, hanyalah pedagang tekstil kecil yang berjuang keras menghidupi delapan anak.
Meski sempat mengecap bangku kuliah jurusan perdagangan di Gujarat University, Adani muda merasa sekat-sekat ruang kelas formal terlalu sempit untuk ambisi besarnya. Memasuki tahun kedua, ia mengambil keputusan nekat, hengkang dari kampus demi berguru langsung pada realitas lapangan.
Hanya berbekal beberapa lembar uang rupee di kantong, Adani merantau ke Mumbai. Ia memulai langkah pertamanya sebagai pemilah berlian di Mahendra Brothers. Pekerjaan meneliti sudut-sudut mikro batu permata ini menggembleng ketelitian, kedisiplinan, serta insting bisnisnya dalam membaca pasar global.
Tak butuh waktu lama, hanya dalam dua hingga tiga tahun, Adani sukses mendirikan firma pialang berlian sendiri di kawasan perhiasan legendaris, Zaveri Bazaar.
Menangkap Peluang dan Visi Pembangunan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4446604/original/039742000_1685425724-813d7e19-73c9-4112-9d6b-d683eed0797f_836c5083.jpg)
Dilansir dari Founder Pin, pintu gerbang menuju kesuksesan yang lebih besar terbuka pada awal 1980-an, ketika sang kakak, Mansukhbhai Adani, memintanya mengelola unit manufaktur plastik di Ahmedabad. Momen ini dimanfaatkan Adani untuk masuk ke ranah perdagangan komoditas internasional lewat impor polimer cair (PVC) bagi industri skala kecil.
Namun, Adani tak ingin sekadar menjadi makelar komoditas. Ia paham betul bahwa lompatan ekonomi India membutuhkan fondasi fisik yang kokoh. Visi besarnya terwujud saat ia membidik potensi pengembangan pelabuhan di Mundra, Gujarat.
Lewat tangan dinginnya dalam membangun jaringan logistik dan fasilitas modern, kawasan pesisir yang semula sunyi itu disulap menjadi pelabuhan komersial swasta terbesar di India.
Adani memegang teguh filosofi bahwa pengusaha sejati harus berani menjinakkan ketidakpastian. Dari pelabuhan dan rantai logistik, gurita bisnisnya berekspansi secara terintegrasi ke sektor ketenagalistrikan, transmisi energi, transportasi udara, pertambangan, semen, hingga energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya dan angin.
Advertisement
Ujian Resiliensi dan Warisan Masa Depan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4446606/original/037683200_1685425725-3d312839-e3f9-4089-8d41-416c5ac257c3_fc3b9ebe.jpg)
Dikutip dari Forbes, sebagai pemimpin, Adani dikenal punya prinsip independen yang mengakar. Ia pernah berseloroh bahwa menjadi pengusaha adalah pekerjaan impiannya karena menguji daya tahan dan ia tak pernah bisa menerima perintah dari siapa pun. Ketangguhannya berulang kali diuji oleh fluktuasi pasar, gelombang tantangan finansial, hingga sorotan publik. Namun, fokusnya pada aset jangka panjang membuat takhta bisnisnya tetap tegak berdiri.
Di luar urusan akumulasi laba, Adani juga menaruh perhatian pada isu keberlanjutan dan sosial. Melalui Adani Foundation yang dikelola bersama istrinya, Priti Adani, ia aktif mengalirkan bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat perdesaan.
Kisah perjalanan Gautam Adani memberikan pelajaran berharga bahwa pendidikan formal bukanlah satu-satunya batas penentu pencapaian seseorang. Perpaduan antara ketelitian melihat celah strategis, keberanian merangkak dari bawah, serta kedisiplinan mengeksekusi visi telah mengubah seorang pemilah berlian di pasar Mumbai menjadi raksasa penopang ekonomi dunia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3400033/original/048318800_1615553546-adani_afp.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563297/original/094224100_1776854368-AP26109199034754.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372822/original/018119400_1791892489-Executive_Interview_in_a_Modern_Lounge.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4059231/original/044001300_1655788404-AP22167561965695.jpg)