Liputan6.com, Jakarta - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melumpuhkan operasional penerbangan di berbagai daerah. Kementerian Perhubungan mencatat ada 10 maskapai yang layanannya terganggu, memicu ratusan penundaan hingga pembatalan demi keselamatan penerbangan.Â
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menerangkan bahwa tingkat gangguan yang dialami tiap maskapai bervariasi. Data akumulasi Kemenhub sejak 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026 merekam total ribuan jadwal terbang yang terdampak.
Citilink Indonesia mencatatkan angka penerbangan terdampak paling tinggi, yakni 478 penerbangan. Posisi selanjutnya disusul oleh NAM Air dengan 300 penerbangan, Wings Air 227 penerbangan, dan Super Air Jet 161 penerbangan.
Advertisement
Deretan maskapai lain yang ikut terdampak meliputi Surya Mataram (134 penerbangan), Batik Air (112 penerbangan), Garuda Indonesia (97 penerbangan), TransNusa (94 penerbangan), Lion Air (41 penerbangan), serta Sriwijaya Air (29 penerbangan).
Wings Air Paling Banyak Batal, Citilink Langganan Delay
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/990933/original/032400600_1442402218-20150916-Kabut-Asap-penerba.jpg)
Ditinjau dari jenis gangguannya, Wings Air menjadi maskapai yang paling banyak membatalkan penerbangan, yaitu mencapai 226 penerbangan. Super Air Jet menyusul di posisi kedua dengan 158 pembatalan, dan Citilink sebanyak 115 pembatalan.
Namun untuk urusan keterlambatan (delay), Citilink menempati urutan teratas dengan 357 penerbangan, disusul NAM Air sebanyak 212 penerbangan.
"Kami tidak akan berkompromi terhadap keselamatan. Apabila jarak pandang berada di bawah batas minimum operasional, penerbangan dapat mengalami keterlambatan, pembatalan, penundaan, maupun pengalihan," kata Lukman dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026).
Secara keseluruhan, hasil pemantauan bersama Otoritas Bandar Udara, pengelola bandara, AirNav, dan pihak maskapai mencatat 745 penerbangan mengalami keterlambatan. Sebanyak 907 penerbangan dibatalkan atau ditunda, 15 penerbangan dialihkan (divert), dan 6 penerbangan terpaksa kembali ke bandara asal (Return to Base/RTB).
Advertisement
Bandara Ewer Papua Batal Melayani Penerbangan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4568686/original/024865800_1694173490-Kabut_Asap_Bandara_Syamsudin_Noor_2.jpg)
Imbas kabut asap tebal ini juga melumpuhkan penerbangan perintis di Bandar Udara Ewer, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Seluruh operasional penerbangan pada Selasa (13/10/2026) terpaksa dihentikan total.
Melalui pengumuman resmi UPBU Kelas III Ewer, ada tiga rute utama yang terkena pembatalan penerbangan pulang-pergi (PP), yaitu Ewer - Timika, Ewer - Merauke, serta Ewer - Kamur. Tiga maskapai yang melayani rute ini adalah Trigana Air, Susi Air, dan Wings Air.
"Diberitahukan kepada seluruh calon penumpang bahwa penerbangan rute Ewer - Timika (PP), Ewer - Merauke (PP), Ewer - Kamur (PP) dibatalkan karena jarak pandang (visibility) berada di bawah batas minimum keselamatan penerbangan (Visibility Below Minimal) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan," tulis UPBU Kelas III Ewer via akun Instagram resmi Ditjen Hubud (@djpu_151), Selasa (13/10/2026).
Ditjen Hubud menegaskan keputusan ini diambil demi melindungi penumpang, awak pesawat, serta petugas bandara. Pihak otoritas menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengimbau penumpang untuk segera menghubungi maskapai terkait pembaruan jadwal terbang.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372163/original/076659600_1791870152-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-13T123856.209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6363680/original/024922800_1779238711-Tugas__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355223/original/047451100_1790085132-1000450937.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371481/original/048212300_1791792003-download__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272315/original/082459500_1751539842-20250703-Kenaikan_tarif_Ojol-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2916544/original/089328000_1568906453-jambi3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370644/original/010662900_1791648999-1000469028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272319/original/037997500_1751539844-20250703-Kenaikan_tarif_Ojol-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365230/original/035952600_1791163016-1000462517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4939563/original/018490300_1725802669-Harga_tiket_pesawat_domestik_menjadi_mahal-HERMAN_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5213824/original/096597600_1746699380-20250508-ODOL-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4679185/original/066063600_1702030225-WhatsApp_Image_2023-12-08_at_16.38.02.jpeg)