Sukses

Rayakan Ulang Tahun ke-54, KB Bank jadi Salah Satu Bank Terbesar di Korea Selatan

KB Bank menyambut ulang tahun ke-54 pada Rabu, 10 Juli 2024. Perayaan ulang tahun KB Bank disambut langsung oleh Presiden Direktur Woo Yeul Lee (Tom Lee).

Liputan6.com, Jakarta KB Bank menyambut ulang tahun ke-54 pada Rabu, 10 Juli 2024. Perayaan ulang tahun KB Bank disambut langsung oleh Presiden Direktur Woo Yeul Lee (Tom Lee).

“Kami sudah berumur 54 tahun, saya percaya bahwa semakin bertambahnya umur kami bisa membangun hubungan yang semakin baik dengan para nasabah,” tutur Direktur KB Indonesia, Tom Lee dalam pidato di kantor pusat KB Bank di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Tom Lee pun menyoroti posisi KB Bank sebagai salah satu bank terbesar di Korea Selatan, yang mampu mencatat profit hampir Rp.50 triliun.

“Kalau kita urutan di ranking dunia, KB Bank juga masuk ke dalam 50 bank terbesar,” ujarnya.

“Jadi saya yakin, KB Bank di Indonesia pun akan menjadi bank yang lebih baik dan kuat, pastinya berkat dukungan dari nasabah,” lanjut Tom Lee.

Dalam kesempatan itu, Tom Lee juga mengungkapkan bahwa KB Bank akan memindahkan lokasi kantor pusatnya. Namun, ia tidak menyebut lebih spesifik lokasi yang akan menjadi kantor baru KB Bank nantinya.

“Tahun ini kita mengadakan kantor pusat di sini (kantor KB Bank di Jakarta Selatan), namun rencana kami tahun depan akan pindah ke tempat yang lebih baik.Maka dari itu saya berharap bisa kembali mengundang kalian di ulang tahun KB Bank di tahun mendatang,” ucapnya.

Diwartakan sebelumnya, sepanjang lima bulan pertama pada 2024 KB Bank mencatat pertumbuhan pendapatan bunga 11,04% dari Rp1,78 triliun di periode yang sama pada 2023 menjadi Rp1,98 triliun pada 2024.

Pertumbuhan pendapatan tersebut juga mampu diimbangi dengan efisiensi beban bunga yang mengalami penurunan 1,04%. Dengan begitu, pendapatan bunga bersih (NII) KB Bank mampu tumbuh sebesar 140,93% dari Rp152 miliar pada 2023 menjadi Rp366 miliar di tahun ini.

Kemudian dari sisi kualitas aset, rasio kredit berkualitas rendah atau loan at risk (LAR) untuk periode lima bulan pertama pada 2024 terjaga di 27,05% atau terus membaik dari periode yang sama tahun 2023 yang menyentuh angka 49,64% dan periode akhir tahun 2023 yang berada di 39,22%.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Kinerja Membaik, Jajaran Direksi KB Bank Serok Saham BBKP

Saham PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) ditutup naik 1,92 persen ke posisi 53 pada sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa 9 Juli 2024. Saham Bank KB Bukopin dibuka pada posisi 53 dan bergerak pada rentang 51-54.

Melansir data RTI, frekuensi perdagangan saham BBKP pada sesi I tercatat sebanyak 996 kali. Volume saham yang ditransaksikan yakni 67,27 juta lembar senilai Rp 3,56 miliar. Dalam sepekan, saham BBKP naik 6 persen.

Geliat saham BBKP seiring aksi beli yang dilakukan manajemen perseroan. Seiring dengan terus membaiknya kinerja KB Bank, jajaran Direksi KB Bank melakukan penambahan kepemilikan saham perseroan sebanyak 11.700.000 lembar. Sehingga kepemilikan saham oleh Direksi bertambah dari 13.590.039 lembar saham atau 0,0072 persen dari jumlah saham beredar menjadi 25.290.039 lembar saham atau 0,0135 persen dari jumlah saham beredar.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama PT Bank KB Bukopin Tbk , Woo Yeul Lee sebelumnya memiliki 8.500.000 lembar saham menjadi 11.800.000 lembar saham. Kemudian Wakil Direktur Utama PT Bank KB Bukopin Tbk, Robby Mondong sebelumnya memiliki 1.107.000 lembar saham menjadi 5.107.000 lembar saham.

 

3 dari 3 halaman

Kepemilikan Lembar Saham

Direktur Helmi Fahrudin sebelumnya memiliki 482.951 lembar saham menjadi 2.482.951 lembar saham. Direktur Dodi Widjajanto sebelumnya memiliki 1.000.088 lembar saham menjadi 2.000.088 lembar saham. Serta Direktur Henry Sawali sebelumnya memiliki 200.000 lembar saham menjadi 1.600.000 lembar saham.

Perbaikan Kinerja

PT Bank KB Bukopin Tbk mencatatkan sejumlah perbaikan kinerja hingga periode Mei 2024. Sepanjang lima bulan pertama 2024, KB Bank mencatat pertumbuhan pendapatan bunga 11,04 persen dari Rp 1,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 1,98 triliun pada 2024.

Pertumbuhan pendapatan ini juga mampu diimbangi dengan efisiensi beban bunga yang mengalami penurunan 1,04 persen, sehingga pendapatan bunga bersih (NII) KB Bank mampu tumbuh sebesar 140,93 persen dari Rp 152 miliar di tahun 2023 menjadi Rp 366 miliar di tahun 2024.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.