Sukses

Gaji Makin Tergerus, Simak Trik Biar Bayar Tagihan Tetap Lancar

Jika pernah menghadapi situasi bahwa Anda tidak akan memiliki cukup uang untuk membayar semua tagihan bulanan, Anda pasti tahu juga betapa stresnya pengalaman itu.

Liputan6.com, Jakarta Momen ketika menyadari bahwa Anda tidak akan memiliki cukup uang untuk melunasi tagihan bulanan secara tepat waktu dan kerap menjadi pengalaman yang membuat stres. 

Ada beberapa penyebab kehidupan keuangan Anda tidak berjalan seperti yang direncanakan, seperti Kehilangan pekerjaan, krisis kesehatan, atau bahkan biaya darurat yang tak terhindarkan terutama jika Anda hidup dari gaji ke gaji.

Melansir CNN Business, hal terakhir yang dibutuhkan ketika menghadapi situasi tersebut adalah tetap mengambil apa yang paling penting bagi Anda atau jika harus merusak kredit Anda. Namun, tetap ada cara untuk menentukan situasi demi meminimalisasi dampak negatifnya. 

Sebagai permulaan, berbicara yang sesungguhnya adalah kunci. Anda harus memberitahu kreditur terkait kondisi Anda yang berada dalam kemacetan (keuangan).

“Berkomunikasilah dengan semua orang yang Anda utangi dan beri tahu mereka apa yang terjadi sehubungan dengan kemunduran keuangan Anda dan berapa lama menurut Anda hal itu akan memengaruhi anggaran Anda,” kata Bruce McClary, juru bicara National Foundation for Credit Counseling dan mantan penasihat kredit bersertifikat, dikutip dari CNN Business.

McClary pun menjelaskan alasan penting seseorang harus melakukan ini. Dirinya berkata, "Jika Anda jujur ​​tentang hal itu dan bersedia melakukan percakapan, itu dapat mengarah pada solusi yang tidak akan Anda ketahui sebelumnya."

Seperti halnya, perusahaan tempat Anda berhutang mungkin menawarkan untuk membiarkan Anda melewatkan pembayaran tanpa penalti selama satu atau dua bulan, atau hanya meminta Anda melakukan pembayaran sebagian sampai situasi keuangan Anda membaik.

Mereka juga dapat mengarahkan Anda ke penawaran perusahaan berbiaya rendah atau program luar yang memberikan bantuan keuangan jika Anda memenuhi syarat. Dengan langkah tersebut, ada dua kabar baik yang akan menguntungkan Anda.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Jaga Reputasi Baik

Menurut McClary, umumnya kreditur lebih suka mempertahankan Anda sebagai pelanggan dengan reputasi baik daripada harus melalui segenap proses penutupan akun dan mengirimnya ke penagihan.

“Ada minat bersama dalam membantu Anda menjaga segala sesuatunya tetap pada jalurnya.” jelasnya.

Terlebih jika Anda hanya akan berada dalam posisi yang sulit selama satu atau dua bulan, ada kemungkinan besar akun Anda tidak akan ditutup, polis asuransi Anda dihentikan atau kredit Anda terluka.

Setelah Anda mengetahui jeda apa yang akan diberikan oleh kreditur Anda, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang berapa banyak uang yang harus Anda bayar untuk semua tagihan bulanan Anda.

 

 

3 dari 3 halaman

Trik Prioritaskan Tagihan

Berikut adalah salah satu cara untuk memikirkan cara memprioritaskan pembayaran Anda, mengutip dari CNN Business.

Jaga Kebutuhan Dasar Terlebih Dahulu.

Perumahan dan listrik sangat penting untuk kesehatan dan keselamatan Anda. Begitu juga asuransi kesehatan.

Jika Anda memiliki rumah, Anda akan dianggap sebagai pinjaman dengan jaminan. Ini artinya rumah Anda adalah agunan dan bank dapat menariknya kembali jika Anda terlalu menunggak pembayaran Anda. Jadi, tanyakan kepada petugas apakah mereka dapat menawarkan semacam ‘liburan’ pembayaran kepada Anda.

Jika Anda menyewa, Anda tidak bisa diusir. Jadi, tanyakan apakah pemilik bangunan itu bersedia membuat kesepakatan dengan Anda selama beberapa bulan.

Urus Tagihan yang Membantu Anda Mempertahankan Pekerjaan.

Jika Anda tidak dapat bekerja tanpa mobil atau Anda tidak dapat melakukan pekerjaan Anda tanpa memiliki layanan internet atau telepon dari rumah, pastikan untuk memprioritaskan ini sebagai yang berikutnya.

Jika Anda memiliki pinjaman atau sewa mobil, ikuti pembayaran tersebut agar kendaraan Anda tidak diambil alih. Juga pertahankan pembayaran asuransi mobil Anda agar polis Anda tidak kedaluwarsa karena itu hanya akan memperburuk situasi Anda jika Anda ditampar dengan tagihan besar setelah kecelakaan dan ternyata Anda tidak lagi ditanggung.

“Anda ingin fokus pada hal-hal yang memungkinkan Anda untuk tetap bekerja karena Anda harus terus menerima gaji,” kata Robertson.

Pikirkan soal Kartu Kredit Anda

Ini seharusnya tidak menjadi tagihan dengan prioritas tertinggi yang harus Anda bayar saat Anda menghadapi masalah.

Itu karena kartu kredit bukanlah hutang yang 'dijamin', artinya tidak ada yang dapat diambil alih dari Anda jika akun Anda menjadi tunggakan serius.

Tapi skor kredit Anda bisa terbunuh dan dengan suku bunga pada rekor tertinggi dan biaya keterlambatan yang menghukum, Anda pasti ingin melakukan apa yang Anda bisa untuk melunasi saldo Anda sesegera mungkin. Paling tidak, cobalah untuk membayar tagihan minimum.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini