Sukses

Tengah Bangun Bisnis Kecil? Simak 8 Tips Soal Kelola Anggaran Ini

Liputan6.com, Jakarta - Membangun bisnis adalah semua tentang mengelola keuangan yang baik. Sebagai pemilik bisnis, Anda ingin menghasilkan sebanyak mungkin dan berhemat di tempat yang seharusnya.

Penganggaran adalah aspek penting untuk bisnis apapun. Oleh karena itu melakukan penganggaran dalam berbisnis merupakan hal yang sangat penting bagi pemilik usaha kecil, sedang maupun besar.

Namun yang pasti, jika tengah membangun usaha atau bisnis dari kecil, perlu diusahakan untuk menjalankan penganggaran yang baik sehingga ketika bisnis semakin besar akan lebih mudah mengelolanya.   

Dikutip dari Entrepreneur.com, Senin (28/6/2021), berikut 8 kiat penganggaran untuk membantu bisnis kecil Anda berkembang menjadi raksasa:

1. Kenali dirimu, Kenali kebiasaanmu

Saat mencoba menabung, Anda harus jujur pada diri sendiri. Beberapa dari kita adalah pembeli impulsif dan selalu membeli lebih dari yang kita pikirkan. Penganggaran untuk bisnis dimulai dengan kebiasaan pribadi Anda.

Kemudian, Anda memberi contoh bagi karyawan Anda dan menghemat uang untuk bisnis dan diri Anda sendiri.

2. Pahami prioritas Anda

Sebagai pemilik bisnis, sulit untuk mengatur semua yang ada di meja Anda. Meskipun Anda tidak harus mengadakan rapat penganggaran setiap hari, ada baiknya untuk kembali sebagai tim sesekali.

Jadikan penganggaran sebagai prioritas dengan membawanya ke rapat sekali atau dua kali sebulan.

2 dari 4 halaman

3. Tetapkan tujuan yang sulit

Penetapan sasaran membantu Anda melacak keberhasilan dalam hal penganggaran. Berapa banyak yang ingin Anda hemat pada kuartal ini atau tahun ini? Rencana apa yang akan membantu Anda mencapai tempat yang Anda inginkan?

Setelah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, lacak kemajuannya dan pertanggung jawabkan apa yang terjadi.

4. Jaga anggaran Anda tetap sehat

Saat membuat anggaran Anda, duduklah dan buat penanda keras untuk apa yang dianggap sehat untuk anggaran Anda dan tidak sehat. Misalnya, Anda dapat membuat zona hijau, zona kuning, zona oranye, dan zona merah berdasarkan jumlah yang tersisa.

Ini hanya membutuhkan beberapa menit saat menetapkan sasaran, tetapi membantu Anda memahami seberapa sehat anggaran Anda secara keseluruhan.

5. Luangkan waktu untuk meninjau keuangan

Sisihkan waktu secara konsisten (mungkin sekali atau dua kali sebulan) untuk meninjau keuangan Anda dan kemajuan dalam mencapai tujuan penganggaran. Ini bisa berupa pertemuan kelompok atau hanya Anda sendiri sebagai pemilik.

Tinjauan yang konsisten ini memungkinkan Anda untuk mempertimbangkan perubahan apa yang perlu dilakukan untuk mencapai sasaran. 

3 dari 4 halaman

6. Buat tim penganggaran

Membuat tim penganggaran dan keuangan bisa sangat besar bagi kesuksesan keuangan dan penganggaran Anda. Jika Anda sudah memiliki tim keuangan, terapkan penganggaran sebagai bagian dari tanggung jawab mereka.

Jika tidak, pertimbangkan siapa di tim Anda yang sudah dapat membantu, atau rekrut karyawan lain jika diperlukan.

7. Jadilah realistis

Saat menetapkan tujuan dan membuat rencana penganggaran, realistislah dalam jumlah yang akan Anda hemat dan belanjakan. Jika Anda tidak jujur pada diri sendiri, itu hanya akan membuat proses selanjutnya menjadi lebih sulit.

Jadi, bersikaplah realistis saat Anda mempersiapkan dan mengejar tujuan penganggaran.

8. Detail

Saat mempertimbangkan pemotongan biaya, perinci dengan tepat berapa banyak yang akan Anda hemat di area mana. Jangan gunakan perkiraan kasar, tetapi gunakan jumlah aktual yang Anda bayarkan secara konsisten.

Ini memberi Anda representasi yang lebih akurat tentang apa yang sedang Anda kerjakan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: