Sukses

Luncurkan Buku Akhlak, Erick Thohir Ingin BUMN Mendunia

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meluncurkan buku Akhlak untuk Negeri. Peluncuran buku tersebut diharapkan menjadi tonggak bagi BUMN untuk merajai pasar internasional.

"Akhlak menjadi dasar yang dicanangkan BUMN untuk membentuk reputasi, yang saya harapkan juga BUMN tidak hanya jago kandang tetapi juga mendunia," ujar Erick Thohir, Jakarta, Rabu (1/6).

Erick Thohir mengatakan, banyak perusahaan BUMN milik berbagai negara mampu bersaing dikancah internasional. Untuk itu dia menyakini Indonesia mampu melakukan hal yang sama.

"Kalau kita lihat banyak perusahaan BUMN yang ada dari bernagai negara bisa kelas dunia kenapa kita tidak. Tentu sebelum kesana, bagaimana kita menjaga reputasi BUMN menjadi hal penting karena berkaitan dengan pengelolaan kekayaan negara dan keadilan yang lebih baik bagi kita," paparnya.

Dia melanjutkan, akhlak menjadi dasar untuk menyambut masa depan BUMN dan Indonesia untuk khususnya 2030-2040. Pada waktu tersebut, Indonesia diprediksi mendapat bonus demografi penduduk yang produktif yang usianya muda.

"Ini juga kita harus memetik manfaatnya jangan sampai generasi muda ini menjadi beban tetapi menjadi satu nilai tambah bangsa ini. Kareja itu bonus demogafi ini, kementerian BUMN bisa membentuk sistem talent yang baik. Merebut talent terbaik di Indonesia," jelasnya.

"Generasi muda yang bisa menjadi kesinambungan BUMN saya terus berpesan kepada pimpinan BUMN jangan segan segan menjadi mentor kepada yang lebih muda. Kita jangan memimpin saat ini saja tetapi masa yang akan datang," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 4 halaman

Erick Thohir: Pakai Mobil Listrik ke Bali Ongkosnya Cuma Rp 200 Ribu

Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pengecekan sejumlah fasilitas stasiun pengisian mobil listrik (charging station) di Bali. Erick menegaskan, Indonesia telah siap untuk menjadi pemain utama industri mobil listrik.

Kata Erick, setelah diuji coba tim PLN, mobil listrik dapat memangkas ongkos bahan bakar dengan jumlah yang sangat signifikan.

"Mobil listrik ini sudah dicoba oleh tim PLN dari Jakarta ke Bali, yang apabila dengan BBM ongkosnya adalah Rp 1,1 juta, maka dengan mobil listrik hanya Rp 200 ribu. Hal ini tentunya sangat menghemat terutama di saat pandemi seperti ini," jelas Erick Thohir dalam keterangannya, Sabtu (2/1/2021).

Menurutnya, seluruh pihak harus menjaga ketahanan energi nasional. Saat ini Indonesia masih melakukan impor 1,5 juta barrel per hari untuk BBM atau setara Rp 200 triliun per tahun.

"Mobil listrik adalah solusi untuk mengurangi berpindahnya devisa ke luar negeri," imbuhnya.

Erick menjelaskan, mobil listrik punya banyak manfaat, tak hanya bagi ekonomi melainkan manfaat bagi lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

"Mobil listrik lebih ramah lingkungan. Emisi yang dihasilkan lebih rendah dibanding kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak, sehingga akan mengurangi polusi udara dan juga polusi suara. Bahkan PLN memberikan diskon 30 persen untuk isi daya di malam hari," ungkap Erick.

Erick Thohir sendiri telah memerintahkan PLN agar memperbaiki layanan kepada masyarakat sekaligus merubah strategi usahanya sesuai dengan pola kehidupan masyarakat karena pandemi, yaitu dengan pengembangan mobil listrik.

Adapun, saat ini PLN juga sudah masuk dalam konsorsium BUMN yang membangun baterai listrik dengan Korea dan China. 

3 dari 4 halaman

Infografis Sahabat Jadi Saingan, Erick Thohir Vs Sandiaga Uno

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: