Sukses

Luhut Mengaku Sedih bila Dengar Berita Bohong yang Sudutkan Pekerja China

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membantah tudingan pekerja China yang masuk ke Indonesia secara ilegal.

Dia menegaskan, pekerja dari China yang masuk ke Indonesia datang melalui prosedur resmi dan legal. Meski demikian, dia menyatakan tidak akan mengintervensi pihak-pihak yang menuding masuknya pekerja China secara ilegal.

"Soal pekerja China, orang itu datang tidak menyelundup saja, kita pasti tahu kan ada visa. Yang kemarin itu yang meributkan, tidak salah juga, saya tidak campurin," ujar Luhut dalam telekonferensi, Selasa (14/4/2020).

Hanya dia mengaku merasa sedih dengan berita bohong yang menyudutkan kedatangan pekerja China.

"Jadi kalau ada penyebaran berita bohong, saya sedih. Masak menyebarkan berita bohong. Tidak semua orang China brengsek, orang kita juga ada yang brengsek. Semua bisa brengsek kalau tidak pegang nilai-nilai," ujar dia.

Sebelumnya, beredar video di media sosial tentang kapal yang berisi tenaga kerja dari China. Luhut berkata, dirinya meminta pihak yang menyebarkan rumor untuk menunjukkan hal tersebut namun tidak mendapat pembuktian.

"Saya berkali-kali bilang, tunjukin, dimana? Bilangnya di Morowali ada (pekerja) China, saya tantang untuk buktikan, nggak ada, tokoh masyarakat saya ajak ke sana juga," tegas dia.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Menko Luhut Soal PHK Meningkat: Bukan Hanya di Indonesia tapi Dunia

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang melambung imbas Corona membuat banyak pekerja dihantui ketidakpastian. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, PHK yang melanda saat ini tidak cuma terjadi di Indonesia.

Hal itu tidak bisa dihindari karena memang dampak dari penyebaran virus Corona yang membuat roda ekonomi berhenti tidak bisa dibendung begitu saja.

"Gelombang PHK ini kan tidak hanya terjadi di kita, tapi dunia. IMF sudah bilang, PHK global sudah ada. Dalam sejarah umat manusia belum pernah terjadi yang seperti ini," ujar Luhut, Selasa (14/4/2020).

Luhut menyatakan, pemerintah saat ini juga sedang memikirkan cara mengatasi gelombang PHK yang diprediksi bakal melambung lebih tinggi ke depannya nanti.

"Ya, kita terima masukan, tapi jangan anggap pemerintah itu kayak Superman, kan ada angle lain. Bagaimana pemerintah atasi, ya kita lakukan," jelas dia.

Lebih lanjut, pemerintah juga nantinya akan membantu perusahaan-perusahaan untuk bertahan di tengah krisis.

"Kita akan lakukan untuk bantu perusahaan itu, kita kasih kompensasi apa, sedang dihitung dengan cermat angka-angka itu, saya pikir kerjasama dengan Kemenkeu, BI, OJK, saya kira bagus," ujarnya.