Sukses

IHSG Ditutup Ambruk ke Level 3.989,51

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan awal pekan ini. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG berada di zona merah.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (23/3/2020), IHSG ditutup anjlok 205,42 poin atau 4,9 persen ke posisi 3.989,51. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 6,62 persen ke posisi 583,41.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.194,94 dan terendah 3.975,19.

Sebanyak 332 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 68 saham menguat dan 112 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 370.109 kali dengan volume perdagangan 6,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,2 triliun.

Investor asing jual saham Rp 111,9 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.575.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, semuanya berada di zona merah. Pelemahan dipimpin oleh sektor industri dasar yang melemah 5,87 persen. Disusul sektor manufaktur anjlok 5,77 persen dan sektor barang konsumsi yang turun 5,75 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG terperosok diantaranya JRPT yang turun 7 persen ke Rp 372 per lembar saham, MIKA melemah 7 persen ke Rp 1.860 per lembar saham dan MREI turun 7 persen ke Rp 4.650 per lembar saham.

Saham yang menguat antara lain TAMU naik 33,33 persen ke Rp 148 per saham, CARE naik 25,36 persen ke Rp 173 per saham dan ARTO naik 24,78 persen ke Rp 2.870 per saham.

2 dari 3 halaman

Sesi Pembukaan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas pada perdagangan awal pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.760.

Pada pembukaan perdagangan Senin (23/3/2020) pukul 09.00, IHSG langsung terjun bebas dengan turun 146,15 poin atau 3,49 persen ke posisi 4.048,84.

Adapun indeks saham LQ45 turun 5,42 persen ke posisi 590,77. Seluruh indeks saham acuan berada di zona merah.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 4.194,94 dan terendah 4.037,69. Sebanyak 173 saham melemah, kemudian 28 saham menguat dan 50 saham diam di tempat. 

Total frekuensi perdagangan saham 13.313 kali dengan volume perdagangan 158,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 213,8 miliar.

Investor asing beli bersih saham Rp 41,51 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.480.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona merah. pelemahan dipimpin sektor infrastruktur yang turun 5,29 persen. Disusul sektor barang konsumsi yang terjun 5,05 persen dan sektor aneka industri melemah 4,79 persen.

Saham-saham yang melemah dan mendorong IHSG terjun diantaranya ISSP yang turun 7 persen ke Rp 93 per lembar saham, INDY melemah 7 persen ke Rp 452 per lembar saham dan BTPS turun 7 persen ke Rp 2.260 per lembar saham.

Saham yang menguat antara lain MYTX naik 19,23 persen ke Rp 62 per saham, KBLM naik 17,54 persen ke Rp 268 per saham dan KAEF naik 15,67 persen ke Rp 770 per saham.  

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Rupiah Tertekan, Pedagang Elektronik Diminta Tak Naikkan Harga
Artikel Selanjutnya
Perangi COVID-19, Kepala PPSDM Geominerba Ajak Pegawai Berjemur