Sukses

Startup Ini Raih Pendanaan USD 1 Juta

Liputan6.com, Jakarta - Startup dan platform wawasan konsumen yang berbasis di Indonesia, Populix, hari ini mengumumkan penutupan putaran pendanaan Seed senilai USD 1 juta atau sekitar Rp 14 yang dipimpin oleh Intudo Ventures, bersama dengan Gobi Agung dan Pegasus Tech Ventures. Populix akan menggunakan hasil dari pembiayaan untuk mengembangkan produk baru, meningkatkan upayapemasaran, dan merekrut staf baru.

Co-Founder dan CEO Populix Timothy Astandu mengatakan, Populix merupakan platform wawasan konsumen Indonesia yang membantu bisnis-bisnis terhubung dengan responden yang sangat berkualitas, serta menyediakan informasi eksklusif terhadap preferensi konsumen Indonesia.

Melalui studi kualitatif dan kuantitatif, Populix mampu memberikan wawasan berharga yang membantu klien lebih memahami konsumen Indonesia dan membantu dalam pengambilan keputusan bisnis di masa depan, dengan memanfaatkan teknologi untukmemahami jawaban konsumen secara real-time dan akurat.

Populix menerapkan metodologi penelitian akademis yang teliti pada metodologi penelitian riset pasar, memastikan hasil yang lebih kuat danterpercaya. Dengan kumpulan responden potensial yang tersedia di seluruh Indonesia, Populix mampu memberikan riset pasar yang cepat dan akurat pada tingkatan yang terukur.

“Industri riset pasar telah lama bertahan terhadap perubahan, meskipun perubahan besar dalamkebiasaan konsumen disebabkan oleh modernisasi dan digitalisasi. Dengan memulai Populix, kami bercita-cita untuk meningkatkan riset pasar, menggunakan teknologi untuk merampingkan prosespenelitian sekaligus membuatnya lebih ketat,” kata Timothy  dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Dia menjelaskan, Populix digerakkan oleh misi bahwa riset pasar harus mudah diakses, mendemokratisasikan penelitian dengan menyederhanakan proses dan membuatnya lebih terjangkau untuk semua orang. Produk layanannya berkisar dari studi penelitian intensif hingga survei sederhana dan dapat diatur baikberdasarkan proyek atau yang sifatnya berlangganan.

Populix bekerja secara langsung dengan klien untuk mendukung desain penelitian, rekrutmen responden, analisis data, dan rekomendasi yangditargetkan untuk memastikan bahwa efektivitas riset konsumen dimaksimalkan, memungkinkan klienuntuk memaksimalkan nilai studi konsumen.

2 dari 3 halaman

Layani Perusahaan Multinasional hingga UKM

Selama tahun pertama beroperasi, Populix telah menyelesaikan penelitian pada lebih dari 70 merek di 27 industri. Klien Populix mencakup perusahaan multinasional, UKM, lembaga, dan individu yang berbasis diEropa dan Asia-Pasifik yang ingin mendapatkan wawasan tentang ekonomi dan preferensi konsumenyang didorong oleh konsumen Indonesia yang dinamis.

Selain proyek penelitian, Populix juga menghasilkan pendapatan melalui penjualan in-house research dan dataset kepada klien. Bagi responden, mereka dapat menerima insentif berupa uang untuk menyumbangkan waktu danwawasan mereka kepada klien Populix.

Survei yang dirancang Populix sederhana dan mudah dipahami,yang memungkinkan responden memperoleh penghasilan tambahan tanpa perlu bekerja keras. Populix berencana merilis versi seluler untuk responden, yang akan memungkinkan mereka untuk menggunakanPopulix saat bepergian dan selama dalam perjalanan. Populix memadukan praktik terbaik global dan metodologi memanfaatkan tenaga ahli lokal Indonesia.

“Dengan penawaran kami, kami dapat melakukan riset pasar lebih cepat dengan hasil yang lebih akurat dengan biaya yang hemat. Kami percaya bahwa melalui data dan analisis real-time kami, solusi yang kami tawarkan akan berdampak langsung pada keputusan bisnis klien kami," kata dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Dalam 3 Hari, Startup ini Raup Rp 2 Miliar dari Jualan Paket Umrah
Artikel Selanjutnya
3 Masalah Besar yang Dihadapi Startup Teknologi Indonesia