Sukses

Jaga Kebersihan Ajang Asian Games 2018, ISS Siapkan 4.000 Personel

Liputan6.com, Jakarta - PT ISS Indonesia, penyedia layanan fasilitas terintegrasi (integrated facility services), menyiapkan 1.000 personel untuk mengelola kebersihan dan Kenyamanan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) saat ajang Asian Games 2018. Sedangkan untuk seluruh fasilitas Asian Games, ISS Indonesia menyiapkan 4.000 personel.

Executive Vice President (EVP) - Head of Operation Medium to Large Accounts ISS Indonesia Harinuan Dongoran menjelaskan, Indonesia harus mampu memberikan kesan yang positif kepada seluruh kontingen dari berbagai negara pada ajang Asian Games 2018. Salah satu cara memberikan kesan positif tersebut dengan menjaga kebersihan.

"Sebagai tuan rumah ini bagus untuk Indonesia. ISS hadir bukan hanya untuk membersihkan saja, tapi mengingatkan pengunjung ke sini untuk selalu jaga kebersihan. Jaga fasilitas Indonesia, jaga aset negara, reputasi Indonesia di mata Internasional," tutur dia, di Kompleks GBK, Rabu (14/2/2018).

Ia juga menyebutkan bahwa untuk perhelatan Asian Games 2018 ini, ISS akan menyediakan 1.000 karyawan dalam upaya menjaga ketertiban dan juga kebersihan di GBK.

"Kami akan kerahkan 1.000 tenaga kebersihan per hari, di mana ini 4 kali lipat dibandingkan biasa. 1.000 lebih ya, untuk semua venue," ungkapnya.

 

1 dari 2 halaman

Total 4.000 Personel

Tak hanya itu, ia menyebutkan ISS juga akan bekerja sama dalam pengelolaan Wisma Atlet, Kemayoran dan Kawasan Jakabaring Sport City, Palembang.

"Nanti, saat Asian Games, total tenaga kerja ISS yang terlibat bisa mencapai 4.000 orang, termasuk dengan di Jakabaring Sport City dan Wisma Atlet Kemayoran," tuturnya.

Untuk diketahui, penyedia layanan fasilitas terintegrasi (integrated facility services) terkemuka asal Copenhagen, Denmark dan telah berdiri sejak tahun 1901.

"Kita menyebutnya sebagai facility services, karena menawarkan berbagai pelayanan dari cleaning services, support services, property services, catering services, secutrity services, dan juga facility management services," tandasnya.

 

Artikel Selanjutnya
Tingkatkan Layanan ke Penumpang, KAI Gandeng ISS Indonesia
Artikel Selanjutnya
Riset: 37 Persen Tenaga Kerja Dunia Adalah Pekerja Mobile