Sukses

Mau Gaji Besar? Jangan Jawab Pertanyaan Ini Saat Wawancara Kerja

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua pertanyaan wawancara kerja harus Anda jawab. Sebagai calon pegawai, Anda memiliki hak untuk menolak menjawab apabila pertanyaan yang diajukan sangat personal atau bisa menurunkan kesempatan Anda untuk mendapat posisi impian.

Salah satunya pertanyaan ini. Menurut beberapa ahli karier, pertanyaan "berapa gaji Anda sebelumnya di perusahaan lama" bisa mengurangi kesempatan Anda untuk mendapat kenaikan gaji yang Anda inginkan.
 
Seperti dikutip dari News.com.au, Rabu (12/7/2017), sebanyak 43 persen pencari kerja mengaku ditanyakan pertanyaan tersebut saat sedang wawancara kerja. Namun hanya 23 persen yang menolak untuk memberi tahu berapa jumlah gaji yang sebelumnya didapat.

Konsultan karier dari Embrace Change Consulting Cynthia Pong mengatakan, satu-satunya alasan mengapa pihak perusahaan menanyakan hal tersebut adalah untuk menawari Anda jumlah gaji yang sama.

"Tidak ada orang yang perlu tahu berapa gaji Anda sebelumnya. Hal ini ditanyakan agar mereka bisa menawari Anda dengan rentang gaji itu-itu saja," tutur Cynthia.

Jika memang pewawancara mengajukan pertanyaan tersebut, konsultan karier Roy Cohen mengimbau untuk menjawab pertanyaan dengan beberapa cara. Menurutnya, Anda bisa membelokkan pertanyaan untuk membahas kompensasi yang Anda terima.

Anda bisa menjawab dengan pernyataan seperti "Saya pikir akan lebih bermanfaat apabila Anda mengetahui tentang kompensasi dan persenan kenaikan gaji yang saya terima selama bekerja".

Selain itu, Ray juga mengatakan, bahwa kandidat bisa membelokkan pertanyaan untuk membahas tugas dan tanggung jawab di posisi yang ia lamar.

Meski begitu, pertanyaan tentang besaran gaji sebelumnya seringkali akan diajukan kembali oleh pihak perusahaan. Jika memang pewawancara memaksa, Anda boleh mengatakan hal ini dengan menggarisbawahi keinginan untuk mendapat gaji lebih besar.

"Jika mereka memang memaksa, tidak ada salahnya untuk menjawab. Asal, Anda benar-benar menyatakan keinginan untuk bisa mendapat gaji yang lebih besar," ungkap Ray.

Simak video menarik di bawah ini:

Loading