Sukses

Ingin Terjun ke Bisnis Walaraba? Ajukan Dulu Pertanyaan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Untuk mendapatkan informasi penting bagi yang tertarik untuk berbisnis franchise atau bisnis waralaba dengan melakukan wawancara pemilik franchise dan mantan pemilik franchise. Dengan bertanya dan wawancara dapat mengetahui kesempatan bisnis franchise.

Berbicara kepada pemilik franchise menjadi komponen penting untuk melihat prospek bisnis dan kerja sama ke depan.

Untuk memulai proses tersebut, awalnya menemukan daftar franchisee saat ini. Anda bisa pergi ke pameran franchise untuk pertimbangan. Kemudian kumpulkan informasi dari daftar tersebut.

Anda kemudian bisa hubungi banyak franchisee baik saat ini atau mantan pebisnis franchise. Ini dilakukan agar Anda dapat melihat tren dan identifikasi franchise tersebut.

Bila terlalu banyak franchise yang dilihat dan dikelola, Anda bisa mulai dari franchise yang paling dekat secara geografis tergantung wilayah dan kota. Demikian mengutip dari laman enterpreneur, Sabtu (31/12/2016).

Mencari tahu informasi dengan bertanya kepada pihak yang sebelumnya berbisnis franchise bisa jadi proses. Meski banyak tidak ingin berbincang dengan Anda dan mungkin mengatakan hal negatif, namun pembicaraan mengenai bisnis franchise dengan mereka sangat penting. Ini dapat memberikan tambahan informasi dan gambaran untuk dapat membuat keputusan bisnis Anda.

Sebaiknya juga Anda menemui mereka secara pribadi. Hal itu jauh lebih baik ketimbang telepon. Namun bila ingin telepon sebaiknya mengatur janji terlebih dahulu. Hal itu mengingat kesibukannya karena mereka juga menjalankan bisnis dengan franchise.

Berikut pertimbangan pertanyaan bila Anda ingin terjun ke bisnis waralaba:

1. Berapa lama Anda memiliki waralaba atau franchise ini?
2. Apakah memiliki lebih dari satu, atau apakah Anda memiliki rencana untuk memilikinya lebih dari satu?
3. Apakah Anda menggunakan menggunakan akuntan dan pengacara untuk membantu bisnis Anda?
4. Apa latar belakang profesional Anda sebelum membeli waralaba Anda?
5. Apakah pengalaman sebelumnya membantu atau menghambat Anda dalam menjalankan operasional bisnis?
6. Apakah pelatihan yang Anda harapkan untuk meningkatkan kemampuan?
7. Apakah pelatihan secara manual bermanfaat?
8. Apakah franchisor (pemilik usaha) melakukan apa yang mereka janjikan sebelum Anda membuka usaha?
9. Apakah franchisor (pemilik usaha) melakukan apa yang mereka janjikan setelah Anda membuka usaha?
10. Apakah franchisor (pemilik usaha) juga bersedia untuk membantu bila ada masalah?
11. Apakah Anda bekerja sesuai waktu yang diharapkan?
12. Apakah Anda mendapatkan penghasilan yang diharapkan?
12. Apakah tujuan keuangan realisastis membantu sebagai pemegang unit tunggal waralaba?
13. Apakah Anda percaya kalau Anda dapat memenuhi tujuan keuangan Anda di masa depan?
14. Apa yang bisa franchisor lakukan untuk membantu mencapai tujuan Anda? Apakah Anda percaya?
15. Apakah yang Anda lakukan untuk mengubah bisnis?
16. Dengan pengetahuan yang sudah dimiliki sekarang, apakah Anda akan melakukannya lagi?
17. Apakah ada saran untuk saya?

Sejumlah pertanyaan memang belum tentu sesuai dengan beberapa waralaba. Mungkin juga pertanyaan lain timbul dari percakapan Anda dengan pemilik franchise atau yang menjalankan waralaba. Namun jangan takut untuk berimprovisasi.

 

 

Dua Sejoli Pacaran di Atas Motor yang Melaju
Loading