Sukses

3 Tips Bertahan di Pekerjaan Meski Sudah Tak Betah

Liputan6.com, Jakarta- Anda lelah dengan pekerjaan saat ini? Tapi tidak ingin keluar kerja karena banyaknya faktor yang harus dipertimbangkan, meski situasi di kantor mungkin tidak mengenakkan.

Sejumlah alasan menjadi faktor untuk bertahan di pekerjaan yang sekarang, namun beberapa hal di antaranya membuat Anda takut tidak bisa bertahan lebih lama dan merasa kurang nyaman.

Melansir laman cio.com, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap nyaman di pekerjaan yang dijalani saat ini:

1. Bangun Hubungan dan Beraktivitas Menyenangkan di Luar Kantor

Membangun hubungan menyenangkan di kehidupan seperti hubungan keluarga, kehidupan sosial, dan melakukan aktifitas fisik seperti olahraga, spiritual, menyalurkan hobi, seni, dan berkomunitas dapat menciptakan suasana yang lebih baik saat Anda berada di kantor.

Saat suasana di kantor terasa kurang nyaman, setidaknya Anda memiliki kehidupan di luar yang mengasyikkan.

2. Jangan Berandai-andai

Pernahkah Anda berpikir beberapa hal seperti “Bagaimana kalau dia, mereka atau teman Anda akan menggantikan posisi Anda saat ini? Atau kalau saya diberi pekerjaan lebih berat dan tidak bisa mengerjakannya, apakah atasan atau perusahaan melakukan ancaman perampingan sementara untuk saya?

Sebaiknya tangguhkan semua pikiran tersebut karena bisa membuat Anda semakin tidak menyukai pekerjaan saat ini. Biasanya ini terjadi karena adanya kebencian sesaat dengan seseorang, atasan atau sesuatu hal sehingga menumbuhkan perasaan emosional sesaat atau bahkan bertahun-tahun pada diri sendiri.

Dan sayangnya jika itu terjadi, bisa menjadikan Anda ‘lumpuh’ di tempat kerjaan. Dan tidak mungkin berharap orang yang salah melakukan perbaikan.

Utarakan saja jika memang ada keluhan dan sebaiknya pikirkan untuk mencoba sesuatu yang berbeda dan melakukan perbaikan untuk hal yang tidak disukai itu.

2 dari 2 halaman

Bekerja dengan Metode Gandhi


3. Bekerja dengan Metode Gandhi

Jika Anda tidak puas saat berada di tempat kerja, majulah ke depan dan buatlah sesuatu yang lebih baik, gunakan apa yang disebut dengan “metode Gandhi”.

‘Buatlah perubahan jika Anda ingin melihat dunia’ – Mahatma Gandhi.

Katakanlah Anda tidak puas dengan kurangnya fokus pada pengembangan karir yang ada saat ini. Perusahaan juga tidak pernah membiayai Anda ikut pelatihan atau seminar karir.

Atasan pun tidak pernah punya waktu untuk memberikan Anda waktu untuk berkembang, dan banyak alasan lain yang membuat Anda tidak berkembang. Karena itu buatlah perubahan sendiri.

Ambillah waktu selama 10 menit dan tanyakan pada diri sendiri;

- Jika Anda seorang bos, apa yang akan Anda lakukan bila terjadi perbedaan dengan karyawan, cara bagaimana sebaiknya dilakukan untuk menghadapi ini?

- Apakah Anda akan berurusan dengan orang-orang sekitar untuk menyelesaikan masalah yang terjadi?

- Jika Anda seorang manajer, apakah Anda merasa tertantang jika ada karyawan yang memberi teguran? Untuk ini, sebaiknya tanyakan kepada mereka apa yang dapat Anda lakukan agar karyawan bisa merasa lebih baik.

- Apa yang dapat Anda berikan untuk menginspirasi perusahaan agar berkembang menjadi lebih baik?

Hal ini akan memiliki dampak positif kepada pekerjaan Anda, dan Anda akan bisa lihat hasil dari pekerjaan yang dilakukan tersebut bagi perusahaan dan para pemimpin di perusahaan Anda.

- Namun jika tidak ada pekerjaan lagi, apa yang sebaiknya dilakukan?

Budaya di perusahaan mungkin terlalu berat untuk Anda mengalah pada keadaan. Jika semua telah dilakukan namun tidak berhasil juga, berarti Anda harus siap dengan tantangan baru.

Tapi untungnya, Anda tidak sendirian. Carilah seseorang yang bisa melihat masalah Anda dengan bijak, jangan mencari orang untuk menarik rasa simpati kepada Anda.

Mintalah saran kepadanya tentang langkah apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk permasalahan yang ada. Banyak orang yang memiliki masalah sama dan bisa menghadapinya, yakinkan bahwa Anda juga bisa melakukannya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Ada Galian dan Pengecoran, Sejumlah Jalan di Jakarta Macet
Artikel Selanjutnya
Waspadai Kilat dan Angin Kencang di Dua Kawasan Jakarta Ini