Sukses

IHSG Naik Terbatas, Amati Saham Pilihan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal naik terbatas pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Penguatan IHSG akan ditopang hasil pertemuan bank sentral Amerika Serikat (AS) dan harga minyak.

Analis PT Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo menuturkan IHSG telah tertekan selama dua minggu. Jadi ada potensi IHSG menguat meski terbatas.

Lucky menuturkan, sentimen yang akan pengaruhi IHSG antara lain pelaku pasar akan merespons hasil pertemuan bank sentral AS/The Fed pada Kamis dan Jumat pekan ini. "Pelaku pasar akan mengapresiasi hasil pertemuan bank sentral. Apa pun keputusan soal kenaikan suku bunga baik itu berubah atau tetap biasanya IHSG menguat," tutur Lucky saat dihubungi Liputan6.com seperti ditulis Rabu (18/5/2016).

Selain itu, Lucky menuturkan harga minyak telah menyentuh level US$ 48 per barel seiring laporan cadangan minyak menurun juga mempengaruhi pasar. "Melihat kondisi itu minyak masih jadi primadona ketimbang emas," kata dia.



Lucky memperkirakan, IHSG akan bergerak di kisaran support 4.700-4.750 dan resistance 4.750-4.785."IHSG masih sulit untuk menguji level 4.800," ujar dia.

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widnarko mengatakan pihaknya melihat aksi jual yang membuat IHSG mengalami penurunan dari level 4.905 hingga ke level 4.700 dalam kurun waktu sebulan. "IHSG dalam fase perubahan arah ke siklus konsolidasi dengan menguat menuju resistance di atas 4.800," tutur dia.

Rekomendasi Saham

Yuganur memilih saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar antara lain saham PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Sedangkan Lucky memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Timah Tbk (TINS), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Adhi Karya Tbk untuk dicermati pelaku pasar. Secara teknikal dalam jangka pendek dan menengah, saham PT Adhi Karya Tbk dapat digunakan sebagai akumulasi untuk melanjutkan kenaikan IHSG ke level berikutnya Rp 2.775.

Ia merekomendasikan saham PT Adhi Karya Tbk untuk masuk ke level pertama Rp 2.530, level kedua Rp 2.495, dan cut loss point Rp 2.425. (Ahm/Ndw)