Liputan6.com, Jakarta: Dalam sebulan terakhir, wabah demam berdarah dengue (DBD) mengganas di sejumlah wilayah di Ibu Kota. Sejumlah rumah sakit pun kewalahan menampung para penderita yang sebagian besar adalah anak-anak. Jumlah pasien yang bertambah terus tentu saja membuat persediaan obat menipis.
Kondisi tersebut jelas mendapat perhatian Palang Merah Indonesia (PMI). Saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur, Ahad (13/2), Ketua Umum PMI Mar`ie Muhammad menyerahkan bantuan berupa cairan infus dan obat obatan. Bantuan juga diberikan untuk beberapa rumah sakit pemerintah di Ibu Kota yang merawat pasien DBD.
Hingga kemarin, tercatat 45 pasien DBD yang dirawat di RSUD Budhi Asih. Jumlah ini berkurang dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 50 pasien. Seluruh pasien DBD ini dirawat di ruang kelas tiga dan ruang kelas dua yang diubah menjadi kelas tiga. Sebagian pasien juga terpaksa menggunakan tempat tidur lipat yang ditempatkan di ruang perawat [baca: Pasien RSUD Budhi Asih Menjadi 50 Orang].(JUM/Joy Astro dan Teguh Dwi Hartono)
Kondisi tersebut jelas mendapat perhatian Palang Merah Indonesia (PMI). Saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur, Ahad (13/2), Ketua Umum PMI Mar`ie Muhammad menyerahkan bantuan berupa cairan infus dan obat obatan. Bantuan juga diberikan untuk beberapa rumah sakit pemerintah di Ibu Kota yang merawat pasien DBD.
Hingga kemarin, tercatat 45 pasien DBD yang dirawat di RSUD Budhi Asih. Jumlah ini berkurang dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 50 pasien. Seluruh pasien DBD ini dirawat di ruang kelas tiga dan ruang kelas dua yang diubah menjadi kelas tiga. Sebagian pasien juga terpaksa menggunakan tempat tidur lipat yang ditempatkan di ruang perawat [baca: Pasien RSUD Budhi Asih Menjadi 50 Orang].(JUM/Joy Astro dan Teguh Dwi Hartono)