Liputan6.com, Jakarta: Para camat yang mewakili 16 daerah kecamatan di Morowali, Sulawesi Tengah, kembali menagih janji DPR dan pemerintah yang berencana memekarkan kabupaten itu. Desakan percepatan pemekaran wilayah disampaikan dalam pertemuan dengan Komisi II DPR yang membidangi masalah pemerintahan di Jakarta, baru-baru ini.
Para camat membeberkan sejumlah kekhawatiran tertundanya pemekaran Kabupaten Morowali. Menurut mereka, ketidakjelasan sikap pemerintah sempat menimbulkan ketegangan di antara wilayah kecamatan. Rencana pemekaran Kabupaten Morowali yang terdiri dari 16 kecamatan akan dibagi menjadi dua kabupaten yaitu Kolonodalle dan Labuha.
Pemekaran tertunda karena pergantian kepemimpinan nasional. Menanggapi tuntutan para camat, Ketua Komisi II Ferry Mursidan Baldan berjanji akan mempelajari tuntutan itu secara serius [baca: Warga Kabupaten Morowali Menuntut Pemekaran].(DNP/Machmud dan Taufan Yudho)
Para camat membeberkan sejumlah kekhawatiran tertundanya pemekaran Kabupaten Morowali. Menurut mereka, ketidakjelasan sikap pemerintah sempat menimbulkan ketegangan di antara wilayah kecamatan. Rencana pemekaran Kabupaten Morowali yang terdiri dari 16 kecamatan akan dibagi menjadi dua kabupaten yaitu Kolonodalle dan Labuha.
Pemekaran tertunda karena pergantian kepemimpinan nasional. Menanggapi tuntutan para camat, Ketua Komisi II Ferry Mursidan Baldan berjanji akan mempelajari tuntutan itu secara serius [baca: Warga Kabupaten Morowali Menuntut Pemekaran].(DNP/Machmud dan Taufan Yudho)