Liputan6.com, Beijing: Palang Merah Cina meminta bantuan pada dunia internasional untuk mengatasi dampak banjir yang belum lama ini menyerang negeri itu. Pasalnya, sejumlah korban di berbagai wilayah banjir kini mengalami kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Meski telah ada tablet pemurnian air yang dibagikan, jumlahnya jauh dari yang dibutuhkan. Demikian dikemukakan Juru Bicara Komite Internasional Palang Merah John Sparrow di Beijing, baru-baru ini.
Menurut Sparrow, hujan deras selama sepekan terakhir menyebabkan banjir dan tanah longsor di kawasan pegunungan barat laut Cina. Tak hanya itu, banjir yang menyerang sejumlah provinsi di Cina bagian selatan itu menewaskan ratusan orang, tercatat 102 warga Provinsi Sichuan dan 75 lainnya di Chongqing. Selain itu, 50 orang di kedua wilayah itu dinyatakan hilang [baca: Korban Banjir di Cina Bertambah].
Rabu silam, hujan sempat berhenti. Kesempatan itu dimanfaatkan warga untuk mengumpulkan barang-barang mereka yang berserakan tersapu banjir. Para petugas kesehatan juga segera melakukan pembersihan serta mencegah berjangkitnya wabah penyakit. Sejauh ini, pemerintah Negeri Tirai Bambu mengingatkan warga untuk bersiap menghadapi ancaman badai berikutnya mengingat ada tiga badai yang akan menyusul.(ORS/Uri)
Menurut Sparrow, hujan deras selama sepekan terakhir menyebabkan banjir dan tanah longsor di kawasan pegunungan barat laut Cina. Tak hanya itu, banjir yang menyerang sejumlah provinsi di Cina bagian selatan itu menewaskan ratusan orang, tercatat 102 warga Provinsi Sichuan dan 75 lainnya di Chongqing. Selain itu, 50 orang di kedua wilayah itu dinyatakan hilang [baca: Korban Banjir di Cina Bertambah].
Rabu silam, hujan sempat berhenti. Kesempatan itu dimanfaatkan warga untuk mengumpulkan barang-barang mereka yang berserakan tersapu banjir. Para petugas kesehatan juga segera melakukan pembersihan serta mencegah berjangkitnya wabah penyakit. Sejauh ini, pemerintah Negeri Tirai Bambu mengingatkan warga untuk bersiap menghadapi ancaman badai berikutnya mengingat ada tiga badai yang akan menyusul.(ORS/Uri)