Liputan6.com, Jakarta: Ketidaksetujuan sebagian kalangan atas fasilitas DPR adalah sesuatu yang tak logis. Apalagi, tuntutan itu hanya dari segelintir orang. Demikian dikemukakan Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Lambertus Gaina Dara, Jumat (23/2).
Pernyataan Lambertus tersebut sebagai tanggapan atas protes mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat terhadap mobil dinas anggota DPRD Jakarta sebanyak 55 unit sedan Hyundai Accent. Menurut Lambertus, mobil tersebut digunakan untuk memperlancar tugas anggota dewan di lapangan. "Suara LSM yang menentang mobil dinas tidak mewakili suara warga Jakarta. Saya hanya akan menyerahkan mobil dinas bila 65 ribu rakyat yang diwakili menyatakan keberatan," kata Lambertus sengit.
Sementara itu, status kepemilikan mobil tersebut --seperti yang tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor-- atas nama Pemerintah Daerah Jakarta dengan jangka waktu pemakaian selama lima tahun.(YYT/Andre Bangsawan dan Dwiguntoro)
Pernyataan Lambertus tersebut sebagai tanggapan atas protes mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat terhadap mobil dinas anggota DPRD Jakarta sebanyak 55 unit sedan Hyundai Accent. Menurut Lambertus, mobil tersebut digunakan untuk memperlancar tugas anggota dewan di lapangan. "Suara LSM yang menentang mobil dinas tidak mewakili suara warga Jakarta. Saya hanya akan menyerahkan mobil dinas bila 65 ribu rakyat yang diwakili menyatakan keberatan," kata Lambertus sengit.
Sementara itu, status kepemilikan mobil tersebut --seperti yang tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor-- atas nama Pemerintah Daerah Jakarta dengan jangka waktu pemakaian selama lima tahun.(YYT/Andre Bangsawan dan Dwiguntoro)