Liputan6.com, Yogyakarta: Suasana di Kantor Harian Bernas di Sonosewu, Yogyakarta, belakangan ini terlihat lengang dan terlihat tidak rapi. Pasalnya, pihak manajemen baru Harian Bernas, yakni PT Media Bernas Jogja memecat sedikitnya 51 dari sekitar 150 karyawannya. Itu dilakukan menyusul kerugian yang dialami sejak 1990. Bahkan, hingga 2004 Harian Bernas merugi hingga Rp 14 miliar.
Akibatnya, para karyawan dan wartawan yang menerima pemutusan hubungan kerja terlihat melampiaskan kekesalannya dengan cara masing-masing. Mereka menilai selain kriteria yang tidak jelas, proses PHK terkesan mendadak. Pasalnya, pihak manajemen tidak transparan mensosialisasikan pemecatan itu sebelumnya.(AIS/Wiwik Susilo dan Ferry Aditri)
Akibatnya, para karyawan dan wartawan yang menerima pemutusan hubungan kerja terlihat melampiaskan kekesalannya dengan cara masing-masing. Mereka menilai selain kriteria yang tidak jelas, proses PHK terkesan mendadak. Pasalnya, pihak manajemen tidak transparan mensosialisasikan pemecatan itu sebelumnya.(AIS/Wiwik Susilo dan Ferry Aditri)