Liputan6.com, Jakarta - Dompet kripto yang diduga terkait dengan Trump Media & Technology Group, induk perusahaan media sosial Truth Social, memindahkan Bitcoin senilai sekitar US$ 434 juta ke Crypto.com. Transfer dalam jumlah besar ini kembali memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan perusahaan mengurangi kepemilikan aset kriptonya.
Menurut data Arkham, dikutip dari Coindesk, Kamis (5/11/2026), Trump Media mengirimkan 4.259 Bitcoin dalam dua transaksi pada pukul 02.17 UTC. Masing-masing transfer mencakup 2.140 BTC dan 2.119 BTC. Aset tersebut dipindahkan dari alamat yang diberi label “2028 Convertible Notes Collateral” ke alamat yang diduga milik Crypto.com.
Advertisement
Waktu pemindahan ini menjadi perhatian karena laporan keuangan Trump Media untuk kuartal II 2026 menyebutkan perusahaan memiliki 4.260,73 BTC sebagai jaminan surat utang konversi per 30 Juni.
Namun, data transaksi tersebut belum menjelaskan alasan pemindahan aset.
Trump Media Hadapi Kewajiban Pembayaran US$ 1 Miliar
Trump Media juga menghadapi potensi kewajiban pembayaran surat utang konversi pada akhir bulan ini. Dalam laporan sekuritas tertanggal 2 November, perusahaan menyebut pemegang surat utang dapat meminta pelunasan pada 30 November 2026.
Jika seluruh pemegang menggunakan hak tersebut, Trump Media berpotensi harus membayar sekitar US$ 1 miliar. Perusahaan memperingatkan, apabila pembiayaan kembali atau langkah alternatif tidak mencukupi, mereka mungkin perlu menjual Bitcoin atau aset digital lainnya untuk memenuhi kewajiban tersebut.
Transfer terbaru itu setara sekitar 30 persen dari total 14.139 BTC yang dilaporkan dimiliki Trump Media, termasuk aset yang dijaminkan, per 31 Juli. Namun, angka tersebut berasal dari pengungkapan sebelumnya sehingga belum membuktikan bahwa kepemilikan Bitcoin perusahaan telah berkurang.
CoinDesk telah menghubungi Trump Media untuk meminta penjelasan mengenai transfer terbaru dan kepemilikan Bitcoin perusahaan. Namun, hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan.
Transfer Bitcoin Belum Tentu Berarti Dijual
Perpindahan Bitcoin di jaringan blockchain atau onchain kerap dianggap sebagai sinyal investor akan menjual asetnya. Namun, transaksi semacam itu tidak selalu menunjukkan adanya penjualan.
Meski demikian, nilai transfer terbaru Trump Media cukup besar untuk menarik perhatian pelaku pasar. Sejumlah akun pemantau data blockchain turut menyoroti transaksi tersebut di media sosial X.
“Apakah ini awal dari aksi jual Bitcoin? Untuk saat ini, transfer ke bursa atau kustodian tidak secara otomatis berarti Bitcoin tersebut dijual. Bisa saja ini merupakan perpindahan penyimpanan atau hal lain,” tulis EyeOnChain. “Meski begitu, perpindahan BTC senilai US$ 343 juta bukan sesuatu yang akan diabaikan pasar.”
Trump Media sebelumnya juga pernah memindahkan Bitcoin ke Crypto.com. Pada Mei 2026, sekitar 2.650 BTC senilai US$ 205 juta dikirim ke platform tersebut. Perusahaan saat itu menegaskan aset hanya dipindahkan, bukan dijual.
Pada awal Agustus 2026, sebanyak 2.628 BTC senilai sekitar US$ 165 juta kembali ditransfer untuk keperluan pengelolaan penyimpanan. Crypto.com telah menjadi salah satu mitra kustodian Trump Media sejak perusahaan memulai strategi perbendaharaan Bitcoin.