Jude Bellingham Jadi Motor Kebangkitan Real Madrid di Athena

Jude Bellingham menjadi motor kebangkitan Real Madrid saat menaklukkan AEK Athena 3-2 dalam laga Liga Champions 2026-2027.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 05 November 2026, 11:14 WIB
Pemain Real Madrid Jude Bellingham menyundul bola dalam laga Liga Champions antara AEK Athena vs Madrid di Athena, Yunani, Rabu, 4 November 2026. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid membutuhkan lebih dari sekadar penyelesaian akhir untuk mengatasi perlawanan AEK Athena. Di tengah tekanan tuan rumah, Jude Bellingham tampil sebagai penggerak permainan yang membantu Los Blancos menjaga peluang hingga menit-menit terakhir.

Bertanding di Agia Sophia Stadium, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, Real Madrid berhasil membawa pulang kemenangan 3-2 pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026-2027. Tim tamu dua kali tertinggal sebelum akhirnya membalikkan keadaan melalui gol penentu Federico Valverde pada masa tambahan waktu.

Bellingham menjadi salah satu figur utama dalam kebangkitan tersebut. Selain mencetak gol penyeimbang, gelandang asal Inggris itu juga berperan dalam proses terciptanya gol kedua Kylian Mbappe hingga akhirnya mendapatkan penghargaan pemain terbaik pertandingan.


Bellingham Hidupkan Permainan Real Madrid

Kiper AEK Athena Alberto Brignoli menjangkau bola untuk mencegah pemain Real Madrid Jude Bellingham mencetak gol dalam laga Liga Champions antara AEK Athena vs Madrid di Athena, Yunani, Rabu, 4 November 2026. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

AEK lebih dahulu mengambil kendali pertandingan melalui gol Aboubakary Koita. Tembakan keras pemain tersebut gagal dihentikan Thibaut Courtois sehingga Real Madrid harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Respons Los Blancos datang melalui Bellingham yang memanfaatkan umpan silang Marc Cucurella. Berada di posisi yang tepat, dia berhasil menuntaskan peluang tersebut dan membawa Real Madrid kembali ke dalam pertandingan.

Gol itu memperlihatkan ketajaman insting Bellingham ketika berada di area berbahaya. Kelompok Pengamat Teknis UEFA memberikan apresiasi terhadap kontribusinya yang dinilai berperan penting dalam menjaga daya saing Real Madrid sepanjang laga.

Dalam evaluasi resminya, UEFA menggambarkan Bellingham sebagai katalis permainan Los Blancos. Pengaruhnya tidak terbatas pada gol penyeimbang, tetapi juga kemampuannya menginspirasi rekan setim untuk terus membangun serangan berbahaya.

AEK kembali unggul setelah Stavros Pilios menuntaskan rangkaian serangan terorganisasi. Namun, Real Madrid kembali memberikan jawaban melalui Mbappe yang mencetak gol setelah menerima umpan Denzel Dumfries.

Bellingham turut terlibat dalam proses serangan yang menghasilkan gol tersebut. Pergerakannya membantu membuka peluang bagi Real Madrid untuk kembali menyamakan kedudukan sebelum Valverde mengambil alih peran sebagai penentu kemenangan.


Kebangkitan Dramatis di Kandang AEK Athena

Penyerang Real Madrid Prancis #10, Kylian Mbappe (C-L), merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama Liga Champions UEFA, pertandingan League Phase hari ke-4, pertandingan antara AEK Athens dan Real Madrid di Stadion Agia Sophia di Athena pada 5 November 2026. (Aris MESSINIS/AFP)

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Valverde muncul sebagai pembeda. Gelandang Uruguay itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti pada masa tambahan waktu yang memastikan kemenangan 3-2 bagi Real Madrid.

Lanjut Baca:

Hasil tersebut memperlihatkan kemampuan Los Blancos mempertahankan daya juang ketika menghadapi tekanan di markas lawan. Bagi Bellingham, kemenangan tandang di kompetisi Eropa juga memiliki nilai tersendiri karena tidak mudah diraih. Usai pertandingan, Bellingham mengakui AEK memberikan perlawanan yang sangat menyulitkan. Dia menilai tim tuan rumah memiliki kualitas ketika menguasai bola maupun saat menerapkan tekanan tanpa bola. "Itu pertandingan yang sangat sulit. Mereka memberikan banyak ancaman, baik ketika menguasai bola maupun tanpa bola. Mereka sangat kuat secara fisik dan memiliki kemampuan yang bagus," ujar Bellingham kepada UEFA. Dia juga menjelaskan proses terciptanya gol penyeimbang yang dicetaknya. "Itu benar-benar hanya insting. Umpan silang dari Marc bagus, saya berada di posisi yang tepat dan melakukan satu-satunya hal yang secara alami terpikirkan dalam situasi tersebut," katanya. Bellingham menilai tambahan tiga poin sangat penting bagi perjalanan Real Madrid di fase liga Liga Champions. Penampilannya di Athena sekaligus memperlihatkan bahwa pengaruh seorang gelandang tidak hanya ditentukan oleh jumlah gol, tetapi juga kemampuannya menggerakkan permainan dan menjaga tim tetap kompetitif dalam situasi sulit. Sumber: UEFA.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya