Ragam Hoaks Menerpa SBY, dari Dirawat di Rumah Sakit hingga Video Penangkapan

Salah satu hoaks yang menyebar yakni foto-foto SBY terbaring di rumah sakit. Hoaks ini kerap beredar di media sosial.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 04 November 2026, 18:00 WIB
Tangkapan layar postingan klaim foto Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masuk rumah sakit pada Januari 2026 yang beredar di Facebook.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak luput menjadi sasaran hoaks. Informasi bohong ini menyebar baik melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Salah satu hoaks yang menyebar yakni foto-foto SBY terbaring di rumah sakit. Hoaks ini kerap beredar di media sosial.

Lantas apa saja hoaks yang menerpa SBY? Simak daftar dan faktanya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Foto-Foto SBY Masuk Rumah Sakit pada Januari 2026

Kembali beredar postingan di media sosial klaim foto Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masuk rumah sakit. Informasi tersebut diunggah sejumlah akun Facebook, salah satunya pada 22 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Inalillahiiiiii😭😭pakSBY masuk RS karena terlalu merindukan bu... Lihat selengkapnya ‎"

Terdapat sejumlah foto dalam unggahan tersebut. Tiga di antaranya SBY terbaring di ranjang, dan tampak dibesuk oleh Prabowo Subianto dan ekonom Rizal Ramli.

Foto lainnya adalah putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang memakai baju putih.

Lalu benarkah klaim foto-foto SBY masuk rumah sakit pada Januari 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Video Pernyataan SBY Tolak Pilpres 1 Putaran Ini Telah Dimanipulasi

Beredar di media sosial postingan video SBY menolak hasil Pilpres 1 putaran. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 15 Februari 2024.

Dalam postingannya terdapat video SBY dengan narasi sebagai berikut:

"Kalau Pilpres hanya berlangsung satu putaran berarti itu curang ditambahkan lagi kalau pilpresnya curang kita tidak akan menerima. Dan negara siap-siap chaos.

Situasi ini tidak terjadi di 4 pemilu sebelumnya karenanya melalui mimbar ini saya ingin menyampaikan pandangan saya. Pandangan dari seorang yang tidak pernah absen dalam 20 tahun di era reformasi dan demokratisasi baik ketika saya berada di dalam ranah kekuasaan maupun ketika berada di luar ranah kekuasaan.

Pendapat saya menuduh apalagi memastikan bahwa pilpres ini pasti curang dan karenanya hasilnya pasti akan ditolak tentulah berlebihan. Namun di sisi lain mengabaikan suara-suara di luar yang khawatir pilpresnya bakal curang tentu juga tidak bijak."

Video itu disertai tulisan:

"SBY Respon Pernyataan: Pilpres Satu Putaran Berarti Curang !

Hot News!!! Resmi Demokrat + SBY Menolak Pilpres Prabowo 1 Putaran"

Akun itu menambahkan narasi:

"*SBY: JIKA PILPRES 1 PUTARAN BERARTI CURANG !!!*

“Kalau Pilpres hanya berlangsung satu putaran, berarti itu curang,” ungkap SBY.

Lebih lanjut SBY menyampaikan apabila Pilpres terjadi kecurangan maka negara harus siap-siap chaos.

Ditambahkan lagi: “kalau Pilpres curang kita tidak akan terima dan negara siap-siap chaos,” lanjut SBY"

Lalu benarkah postingan video SBY menolak hasil Pilpres 1 putaran? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Video Polri Tangkap SBY Buntut Kegaduhan di MK

Kabar tentang Polri menangkap Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) buntut kegaduhan di Mahkamah Konstitusi (MK) beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 1 Juni 2023.

Akun Facebook tersebut mengunggah video berjudul VIRAL..!! TANGKAP SBY MENGGEMA POLRI LANGSUNG BERGERAK CEPAT LAKUKAN INI.

Video berdurasi 8 menit 11 detik itu menampilkan gambar thumbnail sosok SBY yang tengah mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan tengah dikawal sejumlah petugas kepolisian. Video itu kemudian dikaitkan dengan kabar bahwa Polri telah menangkap SBY buntut kegaduhan di MK.

"V1ral ~ Po1ri Tangkap Sby Buntut Keg4duhan Di Mk, Des4kan Masyar4kat Menggem4," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 813 kali ditonton dan mendapat 3.200 komentar dari warganet.

Benarkah kabar Polri menangkap SBY buntut kegaduhan di MK? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya