Liputan6.com, Jakarta - Mengingat Samsung Galaxy A57 hadir pada Maret 2026 dan hanya berselang satu bulan setelah Samsung meluncurkan Galaxy S26, tampaknya Galaxy A58 akan meluncur lebih cepat dari perkiraan.
Meski peluncurannya diperkirakan masih beberapa bulan lagi, bocoran terbaru menunjukkan perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi 3C dari Tiongkok. Demikian sebagaimana dikutip dari Android Authority, Rabu (4/11/2026).
Advertisement
Menurut laporan dari akun @ZionsAnvin di platform X, perangkat ini juga kabarnya akan mendukung pengisian daya (fast charging) mencapai 45W. Angka tersebut mempertahankan standar dari generasi sebelumnya, Galaxy A56 dan A57.
Menariknya, kecepatan pengisian daya itu justru mengungguli lini flagship standar seperti Galaxy S26 maupun yang diprediksi untuk Galaxy S27 mendatang.
Bocoran tersebut tidak mengungkap kapasitas baterai untuk ponsel seri A yang akan datang. Baik Galaxy A57 maupun Galaxy A56 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh.
Namun, dengan keputusan Samsung menggunakan silikon-karbon, diharapkan akan ada peningkatan kapasitas atau pengurangan bobot ponsel.
Kabar Buruk Samsung Galaxy A58
Sayangnya, kabar baik ini diiringi sejumlah kekecewaan bagi para penggemar teknologi.
Bocoran menyebut Galaxy A58 masih memakai konfigurasi kamera yang sama persis dengan pendahulunya yaitu kamera utama 50MP, ultrawide 12MP, dan makro 5MP. Uniknya, spesifikasi kamera ini juga diisukan bakal dipakai oleh Galaxy A38.
Secara keseluruhan, Galaxy A58 memang menawarkan keunggulan pada sektor pengisian daya dibanding varian standar seri S. Namun, minimnya pembaruan di sektor kamera membuat nilai jual terasa kurang menggebrak dibanding generasi sebelumnya.