Syaura Salsabila Bersinar di PASUKAN 1.000 JANDA, Dalami Peran Gema hingga Angkat Wastra Nusantara

Syaura Salsabila tampil sebagai Gema di film Pasukan 1.000 Janda. Ia mendalami karakter lewat latihan akting, bela diri, hingga dialek Aceh.

oleh Guntur MerdekawanDiterbitkan 03 November 2026, 12:45 WIB
Syaura Salsabila di gala premiere PASUKAN 1.000 JANDA (Dok. Pribadi)

Liputan6.com, Jakarta - Aktris muda Syaura Salsabila mendapat tantangan baru dalam perjalanan kariernya lewat film PASUKAN 1.000 JANDA. Dalam film tersebut, Syaura dipercaya memerankan Gema, putri Laksamana Malahayati, sosok pejuang perempuan asal Aceh yang dikenal karena keberaniannya melawan penjajahan Belanda.

Peran ini menjadi kesempatan bagi Syaura untuk menunjukkan kemampuan aktingnya dalam karakter yang memiliki latar sejarah kuat. Tak sekadar menghafalkan dialog, ia juga melakukan berbagai persiapan agar dapat menghadirkan sosok Gema dengan lebih maksimal, mulai dari mempelajari dialek Aceh hingga menjalani latihan fisik.

Di tengah kesibukannya menekuni dunia seni peran, Syaura juga memperlihatkan sisi lain dirinya yang aktif dan mencintai olahraga. Menariknya, kecintaannya terhadap seni dan budaya Indonesia turut terlihat dalam penampilannya di acara gala premiere film tersebut.

 


Syaura Salsabila Dalami Peran Gema dengan Berbagai Latihan

Penampilan Syaura Salsabila di film PASUKAN 1.000 JANDA (Dok. Pribadi)

Memerankan Gema dalam Pasukan 1.000 Janda bukanlah tantangan yang sederhana bagi Syaura Salsabila. Untuk mendukung karakter yang dibawakannya, aktris muda ini harus mempersiapkan sejumlah aspek, termasuk kemampuan berbahasa melalui dialek Aceh dan pendalaman emosi.

Selain itu, Syaura juga berlatih menggunakan senapan dan pedang untuk mendukung adegan pertempuran dalam film. Persiapan tersebut menjadi bagian penting agar penampilannya terasa lebih meyakinkan ketika berhadapan dengan adegan laga.

Ketertarikan Syaura terhadap dunia akting juga membuatnya terus mengembangkan kemampuan secara mandiri. Ia menganggap proses belajar sebagai bagian penting dari perjalanan seorang aktor, sekaligus kesempatan untuk mengeksplorasi potensi diri.

“Saya senang terus belajar akting, termasuk berlatih secara mandiri. Di luar itu, saya juga menikmati seni bela diri dan olahraga seperti boxing, basket, berkuda, dan berenang. Bagi saya, semua aktivitas itu menjadi cara untuk terus belajar, menjaga kebugaran, dan mengembangkan diri,” ujar Syaura.

 


Padukan Akting dan Wastra Nusantara di Gala Premiere

Syaura Salsabila di gala premiere PASUKAN 1.000 JANDA (Dok. Pribadi)

Tak hanya menunjukkan kemampuan akting, Syaura Salsabila juga mencuri perhatian melalui busana yang dikenakannya saat gala premiere PASUKAN 1.000 JANDA. Ia berkolaborasi dengan Ernesto Abram dan tim untuk menghadirkan tampilan yang memadukan sentuhan modern dengan kekayaan wastra Indonesia.

Tenun Songket Lepus Palembang dipilih sebagai elemen utama dalam rancangan busananya. Kain merah dengan motif Bintang Bekait dan benang emas kristal tersebut diolah menjadi coat terusan midi berkerah asimetris.

Lanjut Baca:

Penampilan itu kemudian dipadukan dengan busana bernuansa merah burgundi yang memberikan kesan tegas sekaligus dramatis. Perpaduan warna dan detail kain membuat tampilan Syaura terasa elegan, sekaligus membawa identitas budaya Nusantara ke dalam gaya yang lebih kontemporer. Persiapan busana tersebut juga tidak dilakukan secara instan. Prosesnya berlangsung selama berbulan-bulan dan melibatkan desainer sepatu serta sejumlah perajin lokal. Melalui kolaborasi ini, Syaura ingin menunjukkan bahwa wastra Nusantara dapat tampil modern dan relevan dengan perkembangan fashion masa kini, tanpa harus kehilangan nilai serta identitas budayanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya