Liputan6.com, Washington, DC - Serangkaian penembakan massal terjadi di kawasan hiburan malam di sejumlah kota Amerika Serikat (AS) selama akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Halloween. Sedikitnya enam orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam berbagai insiden tersebut.
Penembakan dengan jumlah korban tewas terbanyak terjadi di Dallas, Texas. Polisi melaporkan empat orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam sejumlah penembakan di kawasan Deep Ellum, yang dikenal sebagai pusat musik, restoran, dan hiburan malam.
Advertisement
Insiden serupa dilaporkan terjadi di kawasan hiburan malam sejumlah kota yang memiliki perguruan tinggi, yakni Fayetteville di Arkansas, Birmingham di Alabama, Newark di Delaware, serta Bloomington di Illinois.
Kepala Kepolisian Dallas Daniel Comeaux mengatakan penyidik masih menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara tiga penembakan terpisah yang terjadi pada Sabtu (31/10/2026) malam dalam rentang waktu sekitar satu jam 15 menit. Penyebab penembakan tersebut belum diketahui.
Comeaux mengatakan polisi telah melakukan sejumlah penangkapan, tetapi tidak merinci berapa orang yang ditangkap maupun tuduhan yang dikenakan terhadap mereka.
"Area kejadian sangat luas dan tersebar," kata Comeaux seperti dilaporkan Associated Press.
Menurut kepolisian, jumlah personel yang berjaga di kawasan Deep Ellum telah ditambah sebelum penembakan terjadi. Tidak ada anggota polisi yang terluka dalam insiden tersebut.
Penembakan Terjadi Usai Pertandingan Sepak Bola Amerika di Alabama
Di Birmingham, Alabama, satu orang tewas dan delapan lainnya terluka dalam dua penembakan terpisah di luar Stadion Legion Field setelah pertandingan tahunan sepak bola Amerika bertajuk Magic City Classic pada Sabtu malam.
Wali Kota Birmingham Randall Woodfin menyampaikan informasi tersebut dalam konferensi pers pada Minggu (1/11).
Petugas pemadam kebakaran mengatakan dua korban luka masih dalam kondisi kritis hingga Minggu.
Pertandingan Magic City Classic mempertemukan tim sepak bola Amerika dari Alabama State University dan Alabama A&M University, dua perguruan tinggi yang memiliki rivalitas panjang. Pertandingan tahunan kedua tim telah berlangsung selama lebih dari 100 tahun.
Hampir 70.000 penonton menghadiri pertandingan pada Sabtu tersebut. Alabama A&M keluar sebagai pemenang dengan skor 31-28.
Pertandingan tahunan ini menjadi salah satu ajang dengan jumlah penonton terbesar di divisi kompetisi sepak bola Amerika antarkampus tempat kedua universitas berlaga.
Kepala Kepolisian Birmingham Michael Pickett mengatakan sebagian besar penonton, termasuk keluarga yang menghadiri pertandingan, telah meninggalkan area stadion setelah pertandingan berakhir.
Penembakan pertama berlangsung di dekat stadion, tepatnya di sepanjang Graymont Avenue, tempat sejumlah pedagang membuka lapak.
Hingga saat itu, kronologi kedua penembakan belum diketahui secara jelas. Polisi pun belum memastikan di lokasi penembakan mana korban meninggal dunia.
Juru bicara Kepolisian Birmingham De’Rell Freeman mengatakan satu orang telah diamankan dan polisi menemukan sejumlah senjata.
Penembakan di Kawasan Hiburan Malam Sejumlah Kota Lain
Di Newark, Delaware, enam orang tertembak pada Sabtu larut malam di dekat kampus University of Delaware. Demikian menurut Letnan Greg D’Elia dari Kepolisian Newark.
Keenam korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, belum ada informasi mengenai kondisi mereka.
Seorang juru bicara University of Delaware mengatakan perkembangan penyelidikan akan diumumkan secara daring ketika informasi terbaru tersedia.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan orang-orang berlarian menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
Polisi mengatakan sebagian ruas Main Street di Newark ditutup selama beberapa jam setelah penembakan.
Sementara itu, penembakan pada Minggu (1/11) dini hari di Bloomington, Illinois, menewaskan seorang perempuan berusia 19 tahun dan menyebabkan seorang perempuan lainnya berada dalam kondisi kritis.
Enam orang lainnya mengalami luka-luka yang tidak mengancam jiwa, meski jenis luka yang mereka alami belum diketahui secara pasti.
Penembakan tersebut terjadi di dekat kampus Illinois Wesleyan University. Kota Bloomington terletak sekitar 217 kilometer di barat daya Chicago.
Di Fayetteville, Arkansas, enam orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka tembak dalam penembakan yang terjadi pada Minggu dini hari di dekat kampus University of Arkansas.
Dalam pernyataan tertulisnya, polisi mengatakan belum ada tersangka yang ditangkap terkait insiden tersebut.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa penembakan didahului oleh sebuah pertengkaran.
Dua Penembakan Terjadi di Toko Perlengkapan Halloween
Selain penembakan di kawasan hiburan malam, dua orang tewas dalam dua insiden terpisah di gerai Spirit Halloween di California dan Michigan pada Jumat (30/10).
Di Fairfield, California, polisi menyebut penembakan di dalam gerai Spirit Halloween sebagai serangan yang menyasar target tertentu.
Keluarga korban memberi tahu polisi bahwa perempuan berusia 31 tahun yang tewas dalam penembakan itu sedang hamil.
Kepolisian menyebutkan bahwa enam orang lainnya terluka dalam insiden tersebut. Belum ada penangkapan yang dilakukan.
Sementara itu, di Madison Heights, Michigan, yang terletak di sebelah utara Detroit, seorang pria berusia 21 tahun tewas ditembak pada Jumat sore.
Polisi mengatakan seorang pria lainnya mengalami luka-luka setelah dipukuli oleh sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian ketika petugas sedang mengamankannya.
Pria tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Polisi menyebut luka yang dialaminya tidak mengancam jiwa.