Emiten AVIA Raih Penjualan Rp 6,9 Triliun hingga September 2026

PT Avia Avian Tbk (AVIA) mencatat penjualan naik 16,69% dan laba tumbuh 16,38% hingga September 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 Oktober 2026, 20:29 WIB
Suasana warehouse PT Avia Avian Tbk (Dok: PT Avia Avian Tbk )

Liputan6.com, Jakarta - PT Avia Avian Tbk (AVIA) mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba pada Januari-September 2026. Hal itu dinilai didukung pertumbuhan penjualan solusi arsitektur dan di tengah harga bahan baku yang tinggi akibat konflik di Iran dan ketidakpastian global.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/10/2026), PT Avia Avian Tbk meraup penjualan bersih Rp 6,91 triliun hingga September 2026. Penjualan Perseroan naik 16,69% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,92 triliun.

Beban pokok penjualan naik 14,01% dari Rp 3,38 triliun menjadi Rp 3,85 triliun hingga September 2026. Seiring hal itu, laba bruto naik 20,26% menjadi Rp 3,05 triliun. Pada periode sama tahun lalu, laba bruto Perseroan tercatat Rp 2,54 triliun.

Beban usaha Perseroan naik menjadi Rp 1,41 triliun hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,28 triliun.

Perseroan meraup laba usaha Rp 1,64 triliun, naik 28,46% hingga kuartal III 2026. Pada periode sama tahun sebelumnya, laba usaha Perseroan tercatat Rp 1,28 triliun.

Laba periode berjalan tumbuh 16,50% menjadi Rp 1,38 triliun hingga September 2026 dari September 2025 sebesar Rp 1,18 triliun. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 16,38% menjadi Rp 1,38 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,18 trliun.

Seiring kinerja keuangan tersebut, Perseroan mencatat laba per saham dasar dan dikusi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 23,42 hingga September 2026 pada periode sama tahun lalu Rp 19,75.

 

Aset Perseroan

Lobby Avian Innovation Center (AIC), pusat riset, pengembangan dan inovasi yang merupakan salah satu terbesar di Indonesia milik PT Avia Avian Tbk (AVIA) (Dok: PT Avia Avian Tbk)

Ekuitas naik menjadi Rp 10,07 triliun hingga 30 September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 9,54 triliun. Liabilitas naik menjadi Rp 1,98 triliun hingga 30 September 2026 dari Desember 2025 Rp 1,54 triliun.

Aset Perseroan naik menjadi Rp 12,05 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 Rp 11,08 triliun. Perseroan mencatat kas dan setara kas Rp 3,67 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 1,65 triliun.

Presiden Direktur PT Avia Avian Tbk, Wijono Tanoko menuturkan, pihaknya terus menjalankan strategi secara konsisten untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.

"Kedekatan dengan pelanggan, ketersediaan produk, serta kemampuan menghadirkan inovasi yang relevan menjadi fokus kami dalam memperkuat posisi Avian Brands di pasar,” ujar dia.

Pada kuartal ketiga 2026, Avian Brands menambah tiga pusat distribusi milik sendiri, sehingga totalnya mencapai 150 pusat distribusi. Ekspansi ini memperkuat jangkauan Perseroan dalam melayani pelanggan di berbagai wilayah Indonesia sekaligus mendukung ketersediaan produk dan kecepatan pengiriman.

Jaringan distribusi merupakan bagian penting dari strategi Avian Brands untuk memberikan layanan yang konsisten kepada lebih dari 60.000 toko ritel di seluruh Indonesia. Seiring perluasan jaringan, Perseroan terus mengoptimalkan operasional distribusi agar mampu merespons kebutuhan pelanggan secara lebih efektif

Menjaga Momentum hingga Akhir Tahun

Memasuki kuartal terakhir 2026, Avian Brands akan terus fokus pada penguatan hubungan pelanggan, optimalisasi jaringan distribusi, serta peningkatan efisiensi operasional.Wijono menuturkan, Perseroan tetap menjalankan strategi pertumbuhan dengan disiplin untuk memperkuat kepemimpinannya di industri cat dekoratif Indonesia.

"Kepercayaan pelanggan menjadi fondasi pertumbuhan kami. Dengan terus menghadirkan produk yang relevan dan memperkuat kualitas layanan, kami optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,tutur dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya