Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan industri dan infrastruktur tidak hanya membutuhkan investasi serta teknologi, tetapi juga jaminan bahwa produk, fasilitas, dan proses operasional telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Aspek mutu, keselamatan, dan kepatuhan menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan industri berjalan dengan baik. Karena itu, pemeriksaan dan verifikasi secara independen diperlukan sebagai dasar bagi pemerintah maupun pelaku usaha dalam mengambil keputusan.
Advertisement
Hal inilah yang menjadi fokus PT IDSurvey dalam memperkuat layanan pemastian independen di sektor industri dan infrastruktur nasional. Melalui tiga entitasnya, yakni Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Sucofindo, dan Surveyor Indonesia, IDSurvey menyediakan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, verifikasi, hingga klasifikasi.
CEO IDSurvey, Arisudono, menjelaskan bahwa pembangunan industri dan infrastruktur perlu didukung hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pemerintah dan pelaku usaha memiliki dasar untuk menilai kesesuaian terhadap standar sekaligus menentukan langkah perbaikan.
“Kualitas pembangunan perlu ditopang oleh bukti bahwa produk, fasilitas, dan proses telah memenuhi standar yang dipersyaratkan. Peran IDSurvey adalah memberikan pemastian independen agar pemerintah dan pelaku usaha memiliki dasar yang lebih kuat dalam mengambil keputusan terkait mutu, keselamatan, dan kepatuhan,” ujar Arisudono dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Salah satu bentuk dukungan IDSurvey terhadap penguatan industri nasional adalah layanan verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Layanan ini membantu menilai kandungan lokal pada produk dan jasa, sekaligus mendukung upaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
Di sektor maritim, BKI menjalankan layanan klasifikasi dan sertifikasi kapal serta pemeriksaan teknis sesuai standar yang berlaku. Layanan tersebut mendukung pemenuhan aspek keselamatan pelayaran dan keandalan kapal yang menjadi bagian penting dalam konektivitas antardaerah maupun distribusi barang.
Sementara itu, Sucofindo memberikan dukungan melalui layanan laboratorium, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai kebutuhan industri.
Layanan Isu Keberlanjutan
Pemeriksaan yang dilakukan Sucofindo mencakup mutu produk, fasilitas industri, hingga aspek lingkungan. Layanan tersebut membantu pelaku usaha menilai kesesuaian kegiatan operasional dengan persyaratan yang dibutuhkan.
Sucofindo juga menyediakan pemeriksaan halal untuk mendukung pengembangan ekosistem industri halal, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Adapun Surveyor Indonesia berperan mendukung tata kelola industri dan perdagangan melalui layanan verifikasi, inspeksi, serta penilaian kesesuaian. Hasil pemeriksaan tersebut menyediakan informasi teknis yang dapat digunakan untuk mendukung kepatuhan dan transparansi di sepanjang rantai pasok.
Selain aspek mutu dan keselamatan, IDSurvey Group juga memperluas layanan pada isu keberlanjutan. Layanan tersebut mencakup validasi dan verifikasi gas rumah kaca serta pemantauan emisi.
Melalui layanan ini, pelaku usaha dapat memperoleh informasi lingkungan yang lebih kredibel untuk mengevaluasi kinerja emisi dan menentukan langkah perbaikan.
Arisudono mengatakan, berbagai layanan tersebut pada akhirnya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Sebab, kualitas produk yang digunakan, keselamatan transportasi, dan keandalan infrastruktur memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.
“Bagi masyarakat, mutu produk, keselamatan transportasi, dan keandalan infrastruktur berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Melalui keahlian yang saling melengkapi di IDSurvey Group, kami mendukung pemenuhan standar agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dengan lebih baik,” kata Arisudono.
Melalui integrasi layanan BKI, Sucofindo, dan Surveyor Indonesia, IDSurvey mendukung pemerintah serta pelaku usaha dalam memperkuat industri dan infrastruktur nasional.
Hasil pengujian, inspeksi, dan verifikasi menjadi landasan untuk menilai kesesuaian terhadap standar, meningkatkan keandalan operasional, serta mendorong praktik usaha yang memperhatikan aspek keberlanjutan.