Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan intensif peserta BRIncubator 2026 kategori Home Decor & Craft. Program ini membantu pelaku usaha mengevaluasi strategi bisnis, meningkatkan penjualan, dan memperluas pasar.
Pendampingan tersebut mencakup pengembangan produk, strategi pemasaran, pengelolaan operasional, pencatatan keuangan, hingga penguatan identitas merek. BRI menjalankan program melalui konsultasi daring dan kunjungan langsung ke lokasi usaha peserta agar pendampingan sesuai dengan kebutuhan setiap UMKM.
Advertisement
Founder KreasikuCraft Jakarta, Ester Situmorang, mengatakan pendampingan individual membantunya menemukan solusi atas berbagai tantangan bisnis.
“Melalui pendampingan ini, kami mendapatkan banyak wawasan dan solusi nyata untuk mengatasi berbagai permasalahan usaha KreasikuCraft,” ujar Ester di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Ester menambahkan, pendampingan tersebut juga membantu usahanya merumuskan strategi pengembangan bisnis yang lebih terarah.
“Kami juga dibantu untuk merumuskan strategi yang lebih tepat dalam meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan mengembangkan usaha agar dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” kata Ester.
BRI juga mengoptimalkan kunjungan langsung untuk mengevaluasi proses produksi dan operasional peserta serta mengidentifikasi peluang perbaikan. Sementara itu, konsultasi daring memungkinkan peserta mendiskusikan perkembangan usaha tanpa terkendala jarak.
Melalui BRIncubator 2026, BRI berharap pelaku UMKM dapat memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan daya saing, dan memperluas peluang pasar secara berkelanjutan.
BRI Siapkan UMKM Binaan Tembus Pasar Ekspor Lewat BRIncubator 2026
Sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyiapkan UMKM binaan Rumah BUMN untuk memperluas pasar hingga ke tingkat global melalui program BRIncubator 2026. Program ini memperkuat kapasitas usaha melalui kurasi, pelatihan, dan pendampingan intensif sesuai tahap perkembangan bisnis peserta.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, pelaku UMKM membutuhkan pembinaan berkelanjutan agar mampu menghadapi persaingan dan memanfaatkan peluang pasar ekspor.
"Untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, diperlukan upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas melalui pembinaan yang berkelanjutan. Penguatan tersebut mencakup pengembangan pola pikir (mindset) kewirausahaan, strategi bisnis, literasi keuangan, digitalisasi usaha, hingga pembekalan mengenai peluang ekspor,” ujar Akhmad di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
BRI menjalankan BRIncubator sejak 2018 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan UMKM. Program ini menyasar tiga kategori usaha, yakni Food & Beverage, Fashion & Beauty, serta Home Decor & Craft.
Melalui program tersebut, BRI mendorong peserta meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, dan mengembangkan bisnis agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program BRIncubator 2026. Besar harapan kami agar seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan ini dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global,” kata Akhmad.
Ia juga mengapresiasi mitra, narasumber, pendamping, dan tim Rumah BUMN yang mendukung pelaksanaan program pemberdayaan UMKM di berbagai daerah.