Emiten MYOR Kantongi Laba Rp 2,4 Triliun hingga September 2026

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) meraup laba tumbuh 31,23% dan penjualan naik 3,59% hingga September 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 29 Oktober 2026, 17:44 WIB
sumber : mayoraindah.co.id

Liputan6.com, Jakarta - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada Januari-September 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, (29/10/2026), PT Mayora Indah Tbk meraup penjualan Rp 28,13 triliun hingga September 2026. Penjualan ini naik 3,59% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 27,15 triliun.

Sementara itu, beban pokok penjualan susut 1,51% menjadi Rp 21,07 triliun dari Rp 21,39 triliun. Seiring hal itu, Perseroan mencatat kenaikan laba kotor 22,53% menjadi Rp 7,06 triliun hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,76 triliun.

Beban usaha naik 24,1% menjadi Rp 4,19 triliun hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,37 triliun. Perseroan mencatat laba usaha naik 20,18% dari Rp 2,38 triliun menjadi Rp 2,86 triliun.

Perseroan meraih keuntungan selisih kurs menjadi Rp 371,12 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 176,61 miliar. Penghasilan bunga turun menjadi Rp 104,75 miliar hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 111,91 miliar. Beban bunga Perseroan turun menjadi Rp 288,19 miliar hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 442,22 miliar.

Perseroan mencatat laba sebelum pajak naik menjadi Rp 3,10 triliun hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,35 triliun.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 31,23% menjadi Rp 2,42 triliun hingga September 2026. Pada periode sama tahun lalu, Perseroan meraih laba Rp 1,84 triliun.

Dengan melihat kinerja itu, Perseroan mencatat laba per saham naik menjadi Rp 109 hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 83.

Ekuitas Perseroan naik menjadi Rp 19,16 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 18,36 triliun. Liabilitas Perseroan turun menjadi Rp 10,01 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 13,01 triliun. Aset Perseroan turun menjadi Rp 29,18 triliun hingga September 2026 dari periode Desember 2025 sebesar Rp 31,37 triliun.

Perseroan mengantongi kas dan setara kas sebesar Rp 4,25 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 5,84 triliun.

 

Dividen Mayora Rp 60 Cair 7 Juli 2026, Cek Jadwal Lengkapnya

Tampak dalam foto, layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta pada Senin 9 Februari 2026. (BAY ISMOYO/AFP)

Sebelumnya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 1,32 triliun. Dividen yang didapatkan pemegang saham sebesar Rp 60 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (9/6/2026), PT Mayora Indah Tbk membagikan dividen sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 4 Juni 2026.

Pembagian dividen tersebut mempertimbangkan data keuangan 31 Desember 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,90 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,56 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 18,36 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen tahun buku 2025:

  • Tanggal efektif pada 4 Juni 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 12 Juni 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 15 Juni 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 17 Juni 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 18 Juni 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 17 Juni 2026, waktu: 16.00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 7 Juli 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya