Liputan6.com, Jakarta - Mengenal Jakarta tak selalu harus dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri trotoar atau mengunjungi gedung-gedung bersejarah. Bagi sekelompok anak taman kanak-kanak (TK), melihat ibu kota bisa menjadi pengalaman menyenangkan melalui jendela bus wisata gratis Jakarta Explorer.
Pada Selasa (27/10/2026), sejumlah anak TK bersama guru pendamping menaiki bus wisata untuk berkeliling kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Saat bus mulai melaju, mereka berkesempatan melihat suasana di sekitar Monas dari sudut pandang berbeda.
Advertisement
Perjalanan sederhana itu menjadi pengalaman tersendiri bagi anak-anak yang biasanya lebih banyak mengenal lingkungan melalui kegiatan di dalam kelas. Kali ini, mereka bisa melihat langsung suasana di luar ruang belajar, menikmati perjalanan bersama teman-teman, sekaligus mengamati kawasan ibu kota.
Suasana bus yang relatif lengang pada hari kerja membuat perjalanan terasa lebih leluasa. Di tengah kesibukan Jakarta, perjalanan singkat tersebut menawarkan kesempatan untuk menikmati lingkungan sekitar tanpa harus berjalan jauh.
Rini (43), salah seorang guru yang mendampingi rombongan, mengatakan dirinya tidak sering menggunakan layanan bus wisata gratis tersebut. Kali ini, ia ikut menemani anak-anak didiknya berkeliling sekaligus mengenalkan lingkungan di sekitar Monas.
"Saya engga sering naik bus ini, cuman sekarang lagi dampingi anak-anak untuk keliling dan melihat sekitar Monas," ujar Rini.
Bagi rombongan kecil tersebut, bus wisata bukan sekadar sarana untuk berpindah tempat. Perjalanan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengamati lingkungan secara langsung dan menikmati kebersamaan di luar rutinitas sekolah.
Di tengah lalu lintas dan aktivitas warga yang terus bergerak, perjalanan dengan bus wisata menghadirkan cara sederhana untuk melihat Jakarta dengan lebih santai.
Gratis Keliling Jakarta, Ini Pilihan Rute Bus Wisata
Keceriaan rombongan anak-anak itu berlangsung di tengah suasana bus wisata Jakarta Explorer yang cenderung lebih sepi pada hari kerja.
Edi (52), petugas Transjakarta, mengatakan jumlah penumpang pada hari biasa berkisar 10 hingga 15 orang. Kondisinya berbeda ketika akhir pekan atau hari libur nasional, saat jumlah penumpang biasanya meningkat.
"Kalau hari kerja biasanya sepi, sekitar 10 sampai 15 orang. Kalau akhir pekan atau hari libur nasional, biasanya lebih ramai dan banyak penumpang dari luar Jakarta," kata Edi.
Bus wisata Jakarta Explorer atau Bus Wisata Jakarta merupakan layanan bus tingkat gratis yang dikelola PT Transportasi Jakarta. Layanan ini menyediakan sarana bagi warga maupun wisatawan untuk menikmati sejumlah kawasan ibu kota tanpa perlu membayar tiket.
Terdapat 11 bus tingkat yang dikelola sebagai sarana transportasi wisata tersebut. Penumpang dapat memilih empat variasi rute dengan tema perjalanan berbeda, mulai dari kawasan bersejarah hingga deretan gedung pencakar langit Jakarta.
Bagi masyarakat yang ingin mencobanya, berikut pilihan rute dan jam operasional Bus Wisata Jakarta berdasarkan informasi layanan yang tersedia.
1. BW 1 — Sejarah Jakarta
Rute ini menawarkan perjalanan melewati kawasan yang memiliki nilai sejarah bagi Jakarta.
- Jam operasional: Selasa-Minggu, pukul 10.00-17.00 WIB.
- Rute perjalanan: Juanda Istiqlal – Museum Bank Indonesia – Kali Besar Barat 1.
Rute ini bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana kawasan bersejarah, termasuk wilayah Kota Tua.
2. BW 2 — Monas Explorer
Rute Monas Explorer melintasi sejumlah titik di sekitar pusat pemerintahan dan kawasan Monas.
- Jam operasional: Senin-Minggu, pukul 10.00-17.00 WIB.
- Rute perjalanan: IRTI – Balai Kota 1 – Perpustakaan Nasional – DPRD DKI Jakarta – Tugu Tani 2 – Gambir 2 – Juanda Istiqlal – Monas 1 – Monas 2 – Monas 3.
Rute ini dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati kawasan Monas dan sejumlah landmark di pusat Jakarta.
3. BW 4 — Pencakar Langit (Jakarta Skyscraper)
Bagi yang ingin melihat wajah modern Jakarta, rute ini melewati kawasan bisnis, jalan protokol, serta sejumlah landmark perkotaan.
- Jam operasional: Selasa-Minggu, pukul 10.00-17.00 WIB.
- Rute perjalanan: IRTI – Balai Kota 1 – MH Thamrin 1 – Wisma Nusantara – Tosari 1 – Dukuh Atas 3 – Karet Sudirman 1 – Gelora Bung Karno 1 – Bundaran Senayan 3 – FX Sudirman – GBK Pintu 7 – Tosari 2 – Plaza Indonesia – MH Thamrin 2 – Museum Nasional – Pecenongan 1 – Pasar Baru Gedung Kesenian Jakarta – Monas 1 – Monas 3.
Perjalanan ini memungkinkan penumpang melihat kawasan pusat bisnis dan gedung-gedung tinggi yang menjadi bagian dari wajah modern ibu kota.
4. BW 9 — Kota Tua-PIK
Rute ini menghubungkan sejumlah titik wisata dan kawasan populer di Jakarta Utara.
- Jam operasional: Senin-Minggu, pukul 10.00-17.00 WIB.
- Rute perjalanan: Kali Besar Barat 1 – Buddha Tzu Chi – Gold Coast – Food Street – PIK 2 Pantjoran – Melody Golf – Pantai Maju – Melody Golf 2 – Seberang Food Street – The Piano – Fresh Market PIK – PIK Avenue.
Rute tersebut bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan menuju kawasan Kota Tua dan sejumlah destinasi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Dengan empat pilihan rute tersebut, warga dapat menyesuaikan perjalanan dengan kawasan yang ingin dikunjungi. Namun, karena titik halte dan layanan berbeda menurut rute, calon penumpang sebaiknya memastikan lokasi keberangkatan serta jadwal terbaru melalui kanal resmi Transjakarta sebelum berangkat.
Di Balik Perjalanan, Ada Petugas yang Tetap Siaga
Perjalanan bus wisata mungkin terasa sederhana bagi penumpang. Mereka tinggal naik, duduk, lalu menikmati pemandangan yang tersaji dari balik jendela. Namun, agar layanan dapat terus berjalan, ada petugas yang menjalankan tanggung jawabnya di balik aktivitas tersebut.
Edi, petugas Transjakarta, merasakan perubahan suasana layanan antara hari kerja dan akhir pekan. Pada hari biasa, jumlah penumpang cenderung lebih sedikit. Sementara itu, akhir pekan dan hari libur nasional biasanya menghadirkan lebih banyak pengunjung, termasuk wisatawan dari luar Jakarta.
Di balik layanan yang dinikmati masyarakat, kesehatan petugas juga menjadi perhatian. Pada hari yang sama, sejumlah petugas Transjakarta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas Damri.
Nuri (46), petugas Damri, mengatakan pemeriksaan kesehatan semacam itu kerap dilaksanakan di sejumlah lokasi.
"Kami memang sering mengadakan pemeriksaan kesehatan di beberapa titik," ujar Nuri.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas di balik layanan transportasi publik. Ketika penumpang menikmati perjalanan, para petugas tetap menjalankan tanggung jawab masing-masing agar aktivitas operasional dapat berlangsung.
Bagi anak-anak yang mengikuti perjalanan pada Selasa itu, bus wisata gratis Jakarta Explorer memberi kesempatan untuk melihat Jakarta dari sudut pandang berbeda. Sementara bagi masyarakat lainnya, layanan ini bisa menjadi pilihan untuk menikmati sejumlah kawasan ibu kota tanpa perlu mengeluarkan biaya tiket bus wisata.
Di kota yang identik dengan kesibukan dan lalu lintas padat, perjalanan singkat mengelilingi kawasan Monas bisa menjadi jeda kecil dari rutinitas. Tak perlu perjalanan jauh atau rencana yang rumit. Penumpang cukup memilih rute yang sesuai, memastikan jadwal keberangkatan, lalu menikmati suasana kota dari balik jendela.
Pada akhirnya, daya tarik perjalanan seperti ini bukan semata-mata tentang seberapa jauh bus melaju. Ada pengalaman baru bagi anak-anak, kesempatan bagi warga dan wisatawan untuk mengenal kota, serta para petugas yang menjalankan tugas di balik layanan tersebut.
Jakarta pun bisa dinikmati dengan cara yang sederhana: duduk di dalam bus, memandang kehidupan kota yang bergerak di luar jendela, dan menemukan pengalaman baru di tengah keseharian ibu kota.