Perjalanan 11.000 Kilometer Raphinha yang Bikin Barcelona Cemas

Barcelona khawatir kondisi Raphinha terganggu jika dipanggil Timnas Brasil untuk laga di Jepang dan Singapura pada November 2026

oleh Asad ArifinDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:57 WIB
Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol dalam laga El Clasico La Liga antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Spanyol, Minggu, 25 Oktober 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menghadapi kekhawatiran baru terkait pemulihan kondisi fisik Raphinha menjelang jeda internasional November 2026. Winger asal Brasil itu berpotensi kembali memperkuat negaranya dalam dua laga persahabatan di Asia.

Menurut laporan SPORT, pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, diperkirakan mempertimbangkan Raphinha untuk pertandingan melawan Jepang dan Singapura. Agenda tersebut berpotensi menambah beban fisik sang pemain yang belum sepenuhnya kembali ke performa terbaik setelah cedera.

Raphinha mengalami cedera saat menghadapi Australia di Brisbane pada 29 September. Meski sudah kembali bermain bersama Barcelona, ia mengakui belum mencapai kondisi terbaiknya.

Brasil dijadwalkan menghadapi Jepang pada 14 November, kemudian bertemu Singapura pada 17 November. Perjalanan dari Barcelona menuju Asia yang mencapai sekitar 11.000 kilometer menjadi salah satu faktor yang membuat klub Catalan itu khawatir.


Perjalanan Jauh Bisa Menghambat Pemulihan Raphinha

Selebrasi Raphinha usai mencetak gol ke gawang Sevilla, Minggu (20/9/2026) (AP Photo/Jose Breton)

Barcelona berharap Raphinha dapat memulihkan kebugarannya secara optimal sebelum kembali menghadapi jadwal padat. Perjalanan panjang ke Asia, ditambah dua pertandingan internasional dalam rentang tiga hari, berpotensi menambah beban fisiknya.

Situasi ini menjadi perhatian karena Raphinha belum kembali ke level permainan sebelum cedera. Barcelona membutuhkan kontribusinya di lini serang, sehingga pemulihan yang terganggu dapat memengaruhi kesiapan tim.

Ancelotti dijadwalkan mengumumkan daftar pemain Brasil pada Kamis. Jika Raphinha masuk skuad, Barcelona harus menghadapi kemungkinan sang winger kembali menjalani perjalanan internasional ketika proses pemulihannya masih berlangsung.

Menurut laporan SPORT, Barcelona berpeluang berkomunikasi dengan Ancelotti atau Konfederasi Sepak Bola Brasil untuk membahas situasi tersebut. Namun, belum ada kepastian bahwa Raphinha akan absen dari pemanggilan tim nasional.


Riwayat Cedera Bersama Brasil Menambah Kekhawatiran

Pemain Brasil Raphinha, kiri, dibantu berdiri oleh pemain Maroko Ayoub Amaimouni setelah laga Grup C Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Maroko di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Kekhawatiran Barcelona juga berkaitan dengan riwayat cedera Raphinha setelah membela Timnas Brasil. Dalam tiga pemanggilan terakhirnya, ia dilaporkan selalu mengalami masalah fisik setelah menjalani tugas internasional.

Salah satu insiden tersebut membuatnya absen selama lima minggu setelah jeda internasional pada Maret. Periode itu turut bertepatan dengan tersingkirnya Barcelona dari Copa del Rey dan Liga Champions saat menghadapi Atletico Madrid.

Cedera dalam agenda kualifikasi Piala Dunia 2026 serta masalah fisik saat melawan Australia semakin memperkuat kekhawatiran klub. Barcelona tentu tidak ingin kehilangan pemain pentingnya ketika persaingan di level klub kembali memasuki fase krusial.

Meski demikian, keputusan pemanggilan tetap berada dalam kewenangan tim nasional Brasil. Barcelona kini berharap kondisi Raphinha menjadi pertimbangan dalam menentukan agenda internasionalnya agar sang pemain dapat menjaga kebugaran dan mengurangi risiko cedera berulang.

Sumber: SPORT/Barca Universal


Klasemen La Liga 2026/2027

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya