Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Instagram pada 24 Oktober 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"RESMI MEMBUKA
LOWONGAN KERJA PETUGAS SENSUS PERTANIAN
PRIA & WANITA
LULUSAN SMA / SEDERAJAT
GAJI 5JT-8JT / BULAN
PENEMPATAN SESUAI DAERAH MASING MASING
ANGKATAN 2026
GRATIS TIDAK ADA BIAYA
Ayo Bergabung! Jadi Bagian dari Pertanian Maju Indonesia!
Dr. Ir. H. ANDI AMRAN SULAIMAN, M. P
MENTERI PERTANIAN"
Lalu benarkah klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian. Penelusuran mengarah pada artikel dari Kementerian Pertanian (Kementan) melalui website resminya berjudul "Kementan: Hati-hati Hoaks Rekrutmen "Petugas Sensus Pertanian 2026", Masyarakat Waspada Modus Penipuan".
Dalam artikel ini, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch Arief Cahyono menegaskan bahwa Kementerian Pertanian tidak pernah membuka rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 seperti yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan.
"Informasi mengenai rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang beredar tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. Kementerian Pertanian tidak pernah menerbitkan pengumuman tersebut dan tidak pernah bekerja sama dengan pihak mana pun untuk melakukan rekrutmen melalui tautan yang beredar," tegas Arief di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Arief menjelaskan, masyarakat perlu lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah, terutama yang menawarkan pekerjaan dengan proses pendaftaran yang tidak jelas dan mengarahkan calon pelamar ke tautan di luar kanal resmi pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan tersebut, tidak memberikan data pribadi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Seluruh informasi resmi Kementerian Pertanian hanya disampaikan melalui website dan akun media sosial resmi Kementerian Pertanian," ujar dia.
Arief menegaskan, pelaksanaan sensus nasional merupakan kewenangan instansi yang berwenang dan setiap informasi rekrutmen petugas sensus selalu diumumkan melalui kanal resmi pemerintah terkait. Beberapa lembaga pemeriksa fakta juga telah menyatakan bahwa narasi rekrutmen Petugas Sensus Pertanian yang beredar merupakan informasi palsu dan berpotensi menjadi modus penipuan.
Menurut Arief, penyebaran informasi palsu yang mencatut nama dan logo instansi pemerintah tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pencurian data pribadi maupun tindakan penipuan lainnya.
"Kami meminta masyarakat selalu melakukan pengecekan informasi melalui kanal resmi Kementerian Pertanian sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang mengatasnamakan Kementan. Jangan mudah tergiur oleh janji gaji besar atau proses rekrutmen yang tidak jelas sumbernya," kata Arief.
Sumber:
https://pertanian.go.id/news/view/7867
https://www.instagram.com/p/DZtAyuOk76G/?img_index=1&igsh=aHU2dm9qbXdnb2Rs
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian, tidaklah benar dan merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.