Manchester United Bakal Ganti Pelatih, Ini Perbandingan Michael Carrick dan Eddie Howe

Eddie Howe dikaitkan dengan Manchester United sebagai pengganti Michael Carrick. Simak perbandingan statistik, gaya bermain, dan prestasi keduanya.

oleh Naila AdzkhiaDiterbitkan 27 Oktober 2026, 19:00 WIB
Newcastle United menunjuk Eddie Howe sebagai pelatih kepala menggantikan Steve Bruce pada tahun 2021. Sejak kehadirannya, The Magpies dinilai cerdik dan efektif untuk melakukan transfer pemain. Hingga pekan kesembilan, Howe berhasil membawa Newcastle menempati posisi keenam dengan raihan 14 poin. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Posisi Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United semakin tidak pasti setelah timnya mencatatkan hasil buruk pada awal musim penuh pertamanya memimpin Setan Merah. Pelatih berusia 45 tahun itu diawasi dengan ketat setelah Manchester United belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Pada Minggu (25/10/2026), MU tumbang 0-3 dari Bournemouth, empat hari setelah menelan kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions. Hasil tersebut membuat Setan Merah berada di peringkat ke-16 klasemen Premier League.

Musim lalu, Michael Carrick berhasil membawa Manchester United ke posisi ketiga di Premier League setelah ditunjuk sebagai pelatih sementara pada Januari 2026. Kesempatan tersebut datang hampir lima tahun setelah ia menjalani tugas serupa pada 2021 dan melewati tiga pertandingan tanpa kekalahan. Namun, setelah diangkat menjadi manajer permanen, Carrick justru mengalami awal musim yang sulit bersama Setan Merah.

Menurut laporan Sports Mole, Howe menjadi salah satu nama yang berpotensi menjadi calon pengganti Michael Carrick. Mantan pelatih Newcastle United tersebut tidak memiliki klub sejak meninggalkan St James' Park pada musim panas lalu.


Pengalaman Melatih Eddie Howe dan Michael Carrick

Manajer Manchester United, Michael Carrick. (Oli Scarff/AFP)

Howe pertama kali menangani Bournemouth sebagai pelatih sementara pada Desember 2008, ketika berusia 31 tahun. Setelah melatih Bournemouth, Burnley, dan Newcastle United, ia telah menangani 776 pertandingan hingga akhir musim lalu. Jumlah tersebut mencakup 369 pertandingan Premier League dalam 10 musim kompetisi kasta tertinggi bersama Bournemouth dan Newcastle.

Carrick memulai pekerjaan permanennya sebagai pelatih Middlesbrough pada Oktober 2022. Sebelumnya, ia menjalani tiga pertandingan sebagai pelatih sementara Manchester United dan bekerja dalam staf kepelatihan Jose Mourinho serta Ole Gunnar Solskjaer. Sepanjang kariernya, Carrick telah menangani 168 pertandingan, terdiri dari 136 pertandingan bersama Middlesbrough dan 32 pertandingan dalam dua periode bersama Manchester United.


Howe Fleksibel, Carrick Andalkan Serangan Balik

Pelatih kepala Newcastle United asal Inggris, Eddie Howe, bereaksi atas kekalahan timnya di lapangan setelah pertandingan Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Sabtu (27-12-2025) dini hari WIB. Man Utd memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Darren Staples/AFP)

Howe biasanya menggunakan formasi 4-3-3 saat timnya menguasai bola dan 4-5-1 ketika bertahan. Ia juga mengandalkan pressing untuk menekan lawan. Pada musim 2023/2024, Howe menggunakan formasi 3-4-2-1 dan 4-4-2 ketika Newcastle menghadapi masalah cedera. Pada musim tersebut, Newcastle mencetak 85 gol di Premier League.

Lanjut Baca:

Sementara itu, Carrick lebih sering menggunakan formasi 4-2-3-1. Saat menangani Middlesbrough, tim asuhannya mencetak 13 gol dalam empat pertandingan pada Maret 2023 dan mengakhiri musim di posisi keempat. Di Manchester United, Carrick mengandalkan serangan balik cepat dan pertahanan yang rapat. Dalam 27 pertandingan Premier League sebagai pelatih, Carrick mencatatkan 14 kemenangan, delapan hasil imbang, dan lima kekalahan. Ia mengumpulkan 50 poin dengan rata-rata 1,85 poin per pertandingan. Adapun Howe telah menangani 369 pertandingan di Premier League, dengan catatan 140 kemenangan, 81 hasil imbang, dan 148 kekalahan. Ia mengumpulkan 501 poin dengan rata-rata 1,36 poin per pertandingan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya