Liputan6.com, Jakarta - Informasi mengenai apa itu celah keamanan PHP dan siapa saja yang terdampak?, menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (25/10/2026) kemarin.
Berita lain yang juga populer datang dari iPhone yang bakal kebagian fitur pesan terjadwal WhatsApp.
Advertisement
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. Mengenal Celah Keamanan PHP, Seberapa Bahaya hingga Siapa Saja yang Terdampak?
Jika Microsoft Windows dikenal sebagai penguasa komputer dunia dengan pangsa pasar mencapai lebih dari 70 persen, ada satu raksasa digital lain yang bekerja secara diam-diam namun menguasai hampir seluruh aktivitas internet sehari-hari: PHP (Hypertext Preprocessor).
Bila Windows adalah raja yang tampak di layar visual pengguna, maka PHP merupakan penguasa tak terlihat di balik layar yang menggerakkan sistem layanan internet maupun intranet.
Namun, ketenangan ekosistem digital tersebut mendadak terguncang. Temuan celah keamanan siber kritis berjuluk PHP2Shell menjadi sejarah baru dalam lanskap keamanan siber global.
Untuk pertama kalinya, model kecerdasan buatan tingkat lanjut (Frontier AI) berhasil mengidentifikasi celah keamanan kritis yang telah tersembunyi selama lebih dari satu dekade di dalam inti (core engine) bahasa pemrograman PHP--sebuah kerentanan yang sangat sulit dideteksi oleh manusia akibat tingkat kerumitan yang tinggi serta membutuhkan waktu penelusuran yang amat panjang.
Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menjelaskan bahwa celah keamanan ini memiliki tingkat bahaya berada di kategori puncak (critical severity) dengan skor 9,2 dari 10. Kerentanan tersebut terdaftar secara resmi dengan identifikasi CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619.
2. Pesan WhatsApp Terjadwal bakal Hadir di iPhone
WhatsApp mulai memperluas pengujian fitur pesan terjadwal untuk iPhone. Fitur ini memungkinkan pengguna menentukan waktu pengiriman agar pesan terkirim otomatis tanpa perlu dikirim secara manual.
Dikutip dari GSMArena, Minggu (25/10/2026), fitur tersebut mulai tersedia bagi sebagian pengguna WhatsApp beta untuk iOS versi 26.42.10.19 melalui TestFlight.
Sebelumnya, WhatsApp lebih dulu menguji fitur serupa kepada sebagian pengguna beta Android pada awal Oktober 2026. Pengembangan fitur pesan terjadwal ini diketahui telah berlangsung setidaknya sejak Februari.
Untuk menjadwalkan pesan, pengguna cukup mengetik pesan di ruang percakapan, kemudian menekan dan menahan tombol kirim. WhatsApp akan menampilkan pilihan tanggal dan waktu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Pengguna dapat menjadwalkan pengiriman mulai sepuluh menit dari waktu saat ini hingga maksimal dua minggu ke depan. Setelah jadwal dikonfirmasi, pesan akan terkirim pada waktu yang ditentukan, meskipun perangkat pengirim sedang tidak terhubung ke internet.
Fitur tersebut mendukung pesan teks, tautan, foto, dan video. Namun, setiap pesan terjadwal hanya bisa memuat satu foto atau satu video.
3. Google Diam-Diam Hubungkan Nomor HP ke Semua Akun Pengguna
Tanpa pemberitahuan langsung atau meminta persetujuan pengguna, Google dilaporkan mulai menghubungkan nomor telepon seluler secara otomatis ke seluruh akun Google yang terhubung pada satu perangkat Android.
Dilansir LifeHacker, Minggu (25/10/2026), jika kamu menggunakan akun pribadi, pekerjaan, hingga akun alternatif, Google berpotensi menyatukan dan memverifikasi nomor HP kamu ke seluruh akun tersebut.
Kebijakan ini berisiko menembus batasan privasi bagi pengguna dan terdapat cara untuk memperbaikinya.
Berdasarkan laporan Android Authority, sejumlah pengguna Android baru-baru ini menerima email konfirmasi resmi dari Google yang menyatakan nomor telepon mereka telah diverifikasi.
Google memang sesekali meminta verifikasi ulang nomor telepon. Namun, tampaknya mereka memperbarui dokumen panduan layanan sejak setahun terakhir, sehingga fitur ini otomatis aktif.
Sebagai bagian dari proses ini, Google juga menambahkan nomor HP kamu ke semua akun Google yang sedang masuk, maupun akun yang baru ditambahkan di kemudian hari.