Liputan6.com, Jakarta - Lini SUV modern Omoda kembali menyita perhatian industri otomotif kawasan Asia Tenggara. Dalam ajang Chery International User Summit (IUS) yang berlangsung di Wuhu, Tiongkok, Chery secara resmi mengonfirmasi kehadiran Omoda C7 HEV (Hybrid Electric Vehicle) yang dibekali inovasi baterai berkapasitas ekstra besar untuk ukuran mobil hybrid tradisional.
Dilansir dari laman Paultan, Senin (26/10/2026), model yang dikenal secara global sebagai Omoda 7 ini dibekali sistem Super Hybrid System-Hybrid (SHS-H). Daya tarik utamanya terletak pada penggunaan baterai hibrida berkapasitas 5 kWh, sebuah pencapaian perdana di dunia untuk kategori kendaraan HEV non-PHEV.
Advertisement
Baterai 5 kWh, Fitur V2L, dan Jarak Tempuh 1.100 Km
Penggunaan baterai 5 kWh ini melompati standar baterai HEV pada umumnya yang rata-rata berkapasitas 1,83 kWh. Dengan peningkatan kapasitas yang signifikan, Omoda C7 HEV tidak hanya menawarkan jarak tempuh moda murni listrik (EV Mode) yang lebih jauh, tetapi juga beberapa keunggulan teknis pendukung:
- Fitur Vehicle-to-Load (V2L) 2,2 kW: Pertama di kelas mobil hybrid tradisional, memungkinkan kendaraan menyuplai daya listrik untuk perangkat elektronik luar ruang.
- Super Quiet Mode: Menjamin kesenyapan kabin ala mobil listrik murni (EV-like NVH) saat proses starter, akselerasi awal, hingga melaju di kecepatan jelajah.
- Jarak Tempuh Ekstra Jauh: Omoda C7 HEV berpotensi besar menembus angka 1.000 km hingga 1.100 km dalam sekali pengisian bahan bakar penuh.
Spesifikasi Powertrain SHS-H
Omoda C7 HEV mengadopsi kombinasi mesin bensin 1,5 liter 4-silinder turbocharged berteknologi siklus Atkinson yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga:
- Output Mesin Bensin: Tenaga 143 PS dan torsi 215 Nm.
- Output Motor Listrik: Tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm.
- Transmisi: Dedicated Hybrid Transmission (DHT) single-speed.
- Total Performa Gabungan: Tenaga 224 PS dan torsi puncak 295 Nm.
Opsi Varian Bensin (ICE) dan PHEV
Sebelum varian HEV dipasarkan secara luas di kawasan ASEAN mulai 2027/2028, Omoda C7 akan mendahuluinya lewat dua pilihan sistem penggerak utama:
- Omoda C7 ICE (Bensin): Mengusung mesin 1,6L 4-silinder turbocharged bertenaga 197 PS (194 hp) dan torsi 290 Nm, disalurkan ke roda depan melalui transmisi 7-speed Wet Dual-Clutch (DCT).
- Omoda C7 PHEV (Plug-in Hybrid): Menggabungkan mesin 1,5L Turbo Hybrid (156 PS dan 220 Nm) dengan motor listrik (204 PS dan 310 Nm) yang menghasilkan total output 360 PS dan 530 Nm. Menggunakan baterai Blade LFP 18,3 kWh rakitan BYD, varian PHEV mampu melaju murni dengan listrik sejauh 95 km.
Omoda C7 HEV dengan terobosan baterai 5 kWh menjadi bukti agresivitas grup Chery dalam menggarap segmen kendaraan ramah lingkungan. Berbekal efisiensi bahan bakar yang mampu menembus lebih dari 1.000 km serta tambahan fitur kepraktisan V2L, SUV ini siap menjadi penantang kuat di segmen hibrida medium.