LMND Dorong Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis

LMND melihat agenda pendidikan gratis sebagai bagian dari perubahan besar yang sedang didorong pemerintah.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 06 Oktober 2025, 09:14 WIB
Ilustrasi anak sekolah dasar sedang proses belajar di kelas (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mendatangi Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (5/10). Ketua Departemen Pendidikan dan Anggota EN-LMND, M. Rijal, menjelaskan kehadiran mereka di Gedung Parlemen untuk menyuarakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan gratis bagi seluruh rakyat, termasuk pendidikan tinggi negeri.

“Massa membawa tuntutan agar komitmen pendidikan gratis segera diterjemahkan menjadi kebijakan, regulasi, anggaran, dan pelaksanaan yang nyata,” ujar Rijal, Selasa (6/10).

Senada dengan itu, dalam audiensi bersama pimpinan DPR, Ketua Umum LMND Muh. Isnain Mukadar mengatakan LMND melihat agenda pendidikan gratis sebagai bagian dari perubahan besar yang sedang didorong pemerintah.

“Kami melihat negara hari ini melalui Presiden sudah on the track. Revolusi sudah dimulai dari istana. Salah satu ekses dari revolusi yang dimulai dari istana itu adalah keberanian untuk mengupayakan pendidikan gratis bagi seluruh rakyat," kata Isnain.

Dia mewanti-wanti, pendidikan gratis tidak akan mudah diwujudkan karena masih terdapat kepentingan ekonomi yang melihat pendidikan sebagai ruang untuk memperoleh keuntungan.

“Dalam pelaksanaan pendidikan gratis tentu masih ada tantangan dan hambatan. Ada kaum-kaum yang serakah secara ekonomi yang melihat pendidikan sebagai ruang mendapatkan keuntungan. Karena itu, kehadiran LMND adalah memastikan agenda baik ini benar-benar terlaksana," ujarnya.

Isnain menegaskan, LMND tidak ingin kebijakan pendidikan gratis berhenti sebagai wacana politik. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebijakan tersebut benar-benar dirasakan rakyat.

“Kami hadir untuk memastikan pendidikan benar-benar gratis, ilmiah dan demokratis. Kami juga akan memastikan kepentingan-kepentingan yang serakah secara ekonomi tidak menghalangi agenda baik ini," tegasnya.

 

Respons DPR

Sebagai informasi, aspirasi LMND mendapat respons positif dari pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menyambut baik tuntutan mahasiswa dan menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat dalam pembahasan RUU Sisdiknas.

“Kami menyambut baik aspirasi LMND. Dalam pembahasan RUU Sisdiknas nanti, ruang partisipasi akan dibuka seluas-luasnya. Stakeholder pendidikan, termasuk mahasiswa dan LMND, harus dilibatkan agar regulasi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ucap Saan.

Menurut Saan, pendidikan merupakan agenda strategis nasional sehingga penyusunan regulasinya tidak cukup hanya dilakukan di dalam parlemen. Aspirasi masyarakat dan kelompok mahasiswa dinilai penting untuk memastikan kebijakan pendidikan menjawab persoalan di lapangan.

Selain itu, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati juga memberikan respons positif terhadap agenda yang dibawa LMND. Dia mengatakan, apa yang disampaikan LMND menjadi masukan penting bagi DPR.

“Pendidikan harus bisa diakses masyarakat seluas-luasnya. Kalau pendidikan gratis menjadi kebijakan nasional, tentu harus kita kawal bersama agar kebijakan, anggaran, dan pelaksanaannya benar-benar berjalan," ungkap Sari.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya