Detik-detik Rombongan Pengantar Pengantin Jatuh ke Jurang

Mobil tidak kuat menanjak saat mengikuti petunjuk peta digital.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 05 Oktober 2026, 20:32 WIB
Mobil masuk jurang di Cianjur. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Mobil berisi rombongan pengantar pengantin jatuh ke jurang sedalam delapan meter di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin (5/10/2026). Delapan penumpang mobil bernopol Z 1748 HY tersebut dirawat di puskesmas setempat.

Kapolsek Takokak AKP Dadang Warman mengatakan, kecelakaan tunggal yang menimpa rombongan pengantar pengantin asal Kabupaten Tasikmalaya itu diduga akibat tidak kuat saat memasuki jalan menanjak.

Mobil berpenumpang delapan orang itu berjalan mundur dan sopir tidak dapat menahan laju kendaraan hingga akhir masuk ke dalam jurang dengan posisi tertelungkup, akibatnya dua orang penumpang mengalami luka berat dan enam orang lainnya mengalami luka ringan.

"Tidak ada korban jiwa, delapan orang di dalam mobil mengalami luka sedang dan ringan sudah mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat, kecelakaan diduga karena mobil tidak kuat menanjak dan hilang kendali," kata Dadang.

Petugas bersama warga yang mendengar ada korban kecelakaan kemudian menuju ke lokasi guna mengevakuasi korban ke puskesmas, sedangkan kendaraan yang masuk ke dalam jurang berhasil dievakuasi setelah dua jam berkat bantuan warga sekitar.

Kepala Desa Waringinsari Nadir Muharam, mengatakan kecelakaan tunggal yang menimpa minibus berpenumpang asal Tasikmalaya bermula ketika sopir mengikuti petunjuk peta di ponsel, sehingga mengarah ke jalan kecil dengan tanjakan curam.

Sopir berusaha melanjutkan perjalanan, namun kendaraan diduga gagal menanjak, sehingga hilang kendali berjalan mundur dan jatuh ke dalam jurang sedalam delapan meter dengan posisi terbalik membuat bagian kabin rusak berat.

"Mobil sempat terbalik membuat penumpang di dalamnya terjebak, saat di dasar jurang posisi mobil terbalik dengan kondisi kabin ringsek, sehingga warga sempat kesulitan mengevakuasi para korban," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya