Liputan6.com, Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung tiba di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), menjelang pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kemunculan Rocky menjadi perhatian lantaran namanya belakangan dikaitkan dengan posisi anggota Wantimpres.
Advertisement
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Rocky tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.30 WIB. Ia mengenakan setelan jas hitam dan kemeja putih.
Saat tiba di halaman Istana, Rocky langsung dihampiri sejumlah wartawan. Berbagai pertanyaan dilontarkan terkait kedatangannya dan kabar dirinya akan menjadi anggota Wantimpres.
Namun, Rocky memilih irit bicara. Ia tidak banyak memberikan keterangan kepada awak media sebelum memasuki area Istana.
Selain Rocky, sejumlah tokoh juga terlihat berdatangan ke Istana Negara menjelang agenda pelantikan.
Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Pratikno, pengamat politik Syahganda Nainggolan, pengusaha Jusuf Wanandi, Chairul Tanjung, dan Jusuf Hamka.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai susunan anggota Wantimpres yang akan dilantik Presiden Prabowo, termasuk posisi Rocky Gerung.
Pratikno Tiba Lebih Dulu
Presiden Prabowo Subianto diagendakan melantik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Salah satu tokoh yang dijadwalkan hadir adalah mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Pratikno bersama istrinya tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 13.10 WIB. Pratikno tampak mengenakan setelan jas hitam dan dasi berwarna biru.
"Iya ini saya diundang untuk pelantikan apa Wantimpres ya," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.
Saat ditanya apakah dirinya ditunjuk menjadi Ketua Wantimpres, Pratikno mengaku belum mengetahuinya. Namun, dia memastikan siap menjalankan tugas yang diamanatkan Presiden Prabowo.
"Ya semua penugasan yang dilakukan untuk kepentingan negara kepentingan masyarakat harus dilaksanakan sebaik-baiknya," ujarnya.
Pratikno mengatakan dirinya sudah cukup lama mendapat tawaran untuk menjadi anggota Wantimpres pada era pemerintahan Presiden Prabowo.
"Ya prosesnya sudah anulah udah cukup lama, beberapa kali disampaikan," ucap dia.
Pratikno juga mengaku tidak mengetahui jumlah anggota Wantimpres yang akan dilantik Prabowo. Dia menyebut aturan terbaru tidak membatasi jumlah anggota Wantimpres.
"Kalau di bisa dilihat dalam UU yang baru jumlahnya tidak dibatasi, sesuai dengan keputusan Bapak Presiden," pungkas Pratikno.