Liputan6.com, Jakarta - Keputusan membuka kembali penerbangan domestik di Bandara Husein Sastranegara Bandung berdampak signifikan terhadap lalu lintas udara di Jawa Barat. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat lonjakan tajam jumlah penumpang hingga 2.558% pada Agustus 2026.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), volume penumpang penerbangan domestik di Jawa Barat melonjak ke angka 11.085 orang pada Agustus 2026. Angka ini naik signifikan dari bulan sebelumnya yang sempat tertekan akibat pembatasan rute penerbangan di Kota Bandung.
Advertisement
"Lonjakan tajam ini terjadi seiring dibukanya kembali penerbangan domestik di Bandara Husein Sastranegara Bandung," kata Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati di Bandung, dikutip Antara, Kamis (1/10/2026).
Beroperasinya kembali bandara yang berlokasi di pusat Kota Bandung tersebut tak hanya memulihkan pergerakan penumpang, tetapi juga melesatkan distribusi logistik. BPS mencatat muatan kargo barang domestik di Jawa Barat meroket 3.791% secara bulanan, dari posisi sebelumnya yang berada di level rendah menjadi 16,02 ton pada Agustus 2026.
Bandara Husein Sastranegara sendiri resmi melayani penerbangan domestik perdananya sejak 14 Agustus 2026. Pilihan rute domestik yang kini beroperasi mencakup penerbangan menuju Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, hingga Denpasar.
Ekspansi rute dipastikan terus berlanjut. Untuk penerbangan internasional, Bandara Husein Sastranegara diproyeksikan mulai melayani rute menuju Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura pada Oktober 2026 mendatang.
Bandara Husein Sastranegara Buka Rute Internasional Oktober 2026
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menargetkan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, akan mulai kembali melayani rute penerbangan internasional pada Oktober 2026 mendatang.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi menyampaikan bahwa saat ini pihaknya bersama Kementerian Perhubungan terus mematangkan berbagai aspek persiapan teknis maupun operasional guna menyambut pembukaan kembali konektivitas internasional dari kota kembang tersebut.
"Sekarang sedang dalam persiapan. Tentunya Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura telah berkoordinasi. Mungkin hitungan bulan ke depan. Kami perkirakan di bulan Oktober," kata Rizal di Bandung, dikutip dari Antara, Jumat (14/8/2026).
Rizal menekankan bahwa pihak pengelola menginginkan pengaktifan kembali rute internasional di Bandara Husein Sastranegara tidak bersifat sementara, melainkan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Historis Pelayanan Bandara
Mengingat historisnya, bandara yang terletak di pusat Kota Bandung ini memang memiliki rekam jejak yang kuat dalam melayani rute mancanegara, seperti penerbangan ke Singapura dan Kuala Lumpur.
"Tapi mudah-mudahan akan bisa tidak hanya di Oktober, tetapi berkelanjutan. Tentu ini ada sejarahnya bahwa Husein pernah terbang dengan rute Singapura-Kuala Lumpur," ujarnya.
Rizal optimistis bahwa pembukaan rute internasional ini akan menarik minat lebih banyak maskapai penerbangan untuk beroperasi melalui Bandara Husein Sastranegara. Menurutnya, antusiasme ini menjadi indikator positif atas reaktivasi bandara, baik dari sisi maskapai maupun calon penumpang.
"Mungkin hari ini juga jumlah airlinenya akan bertambah dari sebelumnya. Ini saya kira adalah efek positif yang direspons oleh airline itu sendiri dan tentunya para calon penumpang," katanya.