Liputan6.com, Jakarta - Kebaikan tidak selalu berhenti ketika bantuan sampai di tangan orang yang membutuhkan. Bagi peraih penghargaan Tokoh Filantropi 2026, kepedulian juga berarti memastikan masyarakat mendapat pendampingan, kesempatan untuk berdaya, dan ruang untuk memiliki harapan.
Prinsip tersebut menjadi dasar Anita Ratna Faoziyah dalam mengembangkan berbagai kegiatan sosial bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda selama enam tahun terakhir. Program yang dijalankan menyasar kebutuhan masyarakat, mulai dari pangan, kesehatan, pemberdayaan perempuan hingga pendampingan kelompok rentan.
Advertisement
Ia menerima penghargaan Tokoh Filantropi 2026 dalam rangkaian Kabar Award 2026 di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, pada 11 September 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya mengembangkan gerakan sosial yang mengedepankan pelayanan, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Anita mengatakan, kegiatan sosial perlu memberikan perhatian terhadap kehidupan penerima manfaat setelah bantuan tersalurkan.
"Saya selalu percaya bahwa setiap kebaikan harus punya dampak. Bukan hanya bagaimana bantuan sampai pada mereka yang membutuhkan, tapi bagaimana setelah itu mereka bisa kembali berdaya, memiliki harapan, dan merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian," katanya dalam keterangan pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 29 September 2026.
Salah satu bentuk kegiatan tersebut hadir melalui Papan Sedekah Sayur. Program ini mempertemukan hasil pertanian dengan kebutuhan pangan masyarakat dengan melibatkan petani dan berbagai pihak dalam kegiatan berbagi.
Hasil pertanian yang tersedia menjadi bagian dari bahan pangan yang disalurkan pada masyarakat. Petani juga memperoleh ruang untuk ikut terlibat dalam kegiatan sosial melalui hasil pertanian yang mereka miliki.
Bina Kelompok Rentan sampai Pemberdayaan Perempuan
Perhatian terhadap kelompok rentan dilakukan melalui Rumah Sahabat Lansia. Program tersebut memberikan pendampingan pada lanjut usia, termasuk perhatian terhadap kebutuhan kesehatan dan perlindungan sosial.
Pendampingan dalam program tersebut mencakup kebutuhan lansia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, namun juga menghadirkan perhatian bagi kelompok lanjut usia.
Di bidang kesehatan, kegiatan sosial tersebut mencakup khitan gratis bagi anak-anak di Cilacap, Jawa Tengah. Puskesmas Adipala mendukung penyediaan layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut, sementara PLN Indonesia Power ikut menjadi bagian dari kolaborasi pelaksanaan program.
Bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan juga masuk dalam rangkaian kegiatan yang dikembangkan selama enam tahun. Ratusan relawan perempuan terlibat dalam berbagai program sosial yang berlangsung dalam periode tersebut.
Ruang Kolaborasi
Keterlibatan relawan membuka ruang partisipasi yang lebih luas dalam pelaksanaan kegiatan. Komunitas, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat juga dapat mengambil peran sesuai kebutuhan masing-masing program.
Selama enam tahun, kegiatan sosial yang dikembangkan Anita telah menjangkau sekitar 3,74 juta penerima manfaat. Cakupan tersebut berasal dari program yang menyasar kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan kelompok rentan.
Bagi Anita, penghargaan Tokoh Filantropi 2026 bukan menjadi tujuan akhir. Ia ingin kegiatan sosial yang telah dibangun terus memberikan manfaat, sekaligus mengajak lebih banyak orang terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan.
Selain itu, pihaknya pun ingin memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk saling membantu melalui kolaborasi yang berkelanjutan.