Liputan6.com, Jakarta - Zahara Marley, anak keempat Brad Pitt dari pernikahannya dengan Angelina Jolie, memutuskan secara resmi untuk tak lagi menggunakan nama belakang sang ayah. Diwartakan oleh E! News pada Selasa (29/9/2026), puan berusia 21 tahun itu secara hukum telah mengganti namanya dengan hanya menggunakan nama belakang ibunya.
“Setelah meninjau berkasnya kembali, pengadilan memutuskan: karena tidak ada keberatan, permohonan perubahan nama dikabulkan,” demikian bunyi dokumen pengadilan yang diajukan pada 28 September lalu. “Keputusan tersebut ditandatangani dan diajukan. Nama pemohon diubah dari Zahara Marley Jolie-Pitt menjadi Zahara Marley Jolie.”
Advertisement
Permohonan perubahan nama tersebut sudah diajukan oleh Zahara sejak bulan Juni lalu. Namun, ia telah menggunakan nama belakang ibunya selama bertahun-tahun. Bahkan ia telah memperkenalkan dirinya sebagai Zahara Marley Jolie ketika bergabung dengan perkumpulan mahasiswi Alpha Kappa Alpha pada tahun 2023.
Tidak hanya itu, pada upacara kelulusannya awal tahun ini, ia kembali diperkenalkan sebagai Zahara Marley Jolie ketika muncul di atas panggung untuk menerima ijazahnya.
Zahara Jelaskan Ikatan dengan Ibunya
Dilansir dari E! News, Senin (27/4/1016), dalam cuplikan pidato yang dibagikannya di X pada 26 April lalu, ia menjelaskan nilai ikatan ibu-anak perempuan, terutama ikatan yang ia miliki dengan sang ibu.
“Rasanya sulit menemukan kata-kata yang tepat,” mulai Zahara. “Bukan sulit karena saya tidak menghargainya, tetapi karena saya dan ibu saya memiliki hubungan yang unik, hampir seperti saudara, yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.”
Perempuan yang diadopsi oleh Angelina Jolie dengan Brad Pitt saat perjalanan ke Ethiopia kala itu pun menyebutkan bahwa ibunya banyak memberikan nilai-nilai kehidupan yang baik.
“Saya diadopsi saat berusia enam bulan dan diberikan orang-orang yang paling istimewa dan penuh kasih sayang sebagai saudara kandung saya,” lanjut Zahara. “Juga dengan seorang ibu yang membesarkan kami dengan nilai-nilai saling membantu, berbuat baik, dan selalu berusaha untuk berkembang sebagai pribadi.”
Ia juga mengungkapkan rasa bersyukurnya memiliki kehadiran sang ibu di hidupnya. “Saya bersyukur memiliki panutan yang menunjukkan kepada saya seperti apa menjadi manusia yang baik,” tuturnya.