Kronologi Bus Adhi Prima Terbalik di Mesuji, Sopirnya Kabur

Sopir diduga mengalami microsleep sebelum kecelakaan terjadi.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 28 September 2026, 18:16 WIB
Kronologi Bus Adhi Prima Terbalik di Mesuji hingga Sopir Kabur Usai Kecelakaan Maut

Liputan6.com, Jakarta - Bus Adhi Prima rute Jakarta-Palembang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Timur Km 190, Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Senin (28/9/2026) dini hari. Tewas penumpang tewas dalam peristiwa tersebut.

Bus bernomor polisi B 7055 JGA tersebut kecelakaan setelah pengemudi diduga mengalami microsleep hingga kendaraan keluar jalur dan terbalik. Ironisnya, pengemudi bus justru meninggalkan lokasi kejadian setelah kecelakaan.

Kasatlantas Polres Mesuji, AKP Heny Gustina mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB saat bus melaju dari arah Lampung menuju Palembang dengan membawa 32 penumpang.

"Diduga pengemudi mengalami microsleep dan keluar lajur dengan posisi kendaraan terbalik," kata AKP Heny, Senin (28/9).

 

Kecelakaan maut bus Adhi Prima rute Jakarta-Palembang di Jalan Lintas Timur Km 190. (Liputan6.com/Istimewa).

Sopir Kabur

Dia menerangkan, identitas pengemudi bus yang meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP) setelah kecelakaan itu berinisial H.

Sementara itu, para penumpang yang menjadi korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Wira Bangun, Kecamatan Simpang Pematang, untuk mendapatkan penanganan medis.

"Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka," sebutnya.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, mendata identitas penumpang, serta mengamankan bus sebagai barang bukti.

Bus yang mengalami kecelakaan telah dievakuasi ke Pos Lalu Lintas Simpang Pematang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

Identitas Penumpang

Daftar Identitas 27 Pasien Korban Kecelakaan Bus Adhi Prima

Korban meninggal 3 orang :

• Mutia (28), perempuan, asal Palembang.

• Solbian (55), laki-laki, asal Palembang.

• Sabar, laki-laki, asal Seberuk.

Korban luka berat 10 orang :

• Fina (25), perempuan, dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang.

• Dewi (45), perempuan, dirujuk ke RS Advent.

• Zuli (58), laki-laki, menolak dirujuk.

• Siti Zaleha (53), perempuan, dirujuk ke RSUD RBC.

• Supriadi (41), laki-laki, menolak dirujuk.

• Iwan (31), laki-laki, menolak dirujuk.

• Ruli (29), perempuan, dirujuk ke RSUD RBC.

• Yodi (21), laki-laki, menolak dirujuk.

• Tomi Fernando (37), laki-laki, menolak dirujuk.

• Odih Yansah (26), laki-laki, menolak dirujuk.

Korban luka ringan 14 orang :

• Bella (29), perempuan.

• Fikra (28), laki-laki.

• Umardin (68), laki-laki.

• Sukmawati (65), perempuan.

• Adelutfi (56), laki-laki, sopir kedua bus.

• Ajad Subarka (52), laki-laki, kernet bus.

• Hamiirah (38), perempuan.

• Arshaqa (4 tahun 6 bulan), laki-laki.

• Dimas Maulana (17), laki-laki.

• Mustofa (41), laki-laki.

• Siti Maryam (49), perempuan.

• M. Yafiq (5 tahun 6 bulan), laki-laki.

• Ahmad Nur Soleh (26), laki-laki.

• Anis Al Amin (18), laki-laki.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya