Gianluigi Donnarumma Sambut Kembalinya Roberto Mancini ke Timnas Italia

Gianluigi Donnarumma menyambut kembalinya Roberto Mancini sebagai pelatih Italia. Ia berharap Gli Azzurri kembali meraih kesuksesan seperti di Euro 2020.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 25 September 2026, 15:10 WIB
Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, meninggalkan lapangan setelah pertandingan melawan Everton pada pekan ke-35 Premier League, Selasa (05/05/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Gianluigi Donnarumma menyambut positif kembalinya Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia. Kiper Manchester City itu mengaku masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Mancini setelah pernah meraih kesuksesan bersama di masa lalu.

Mancini kembali menangani Italia setelah meninggalkan jabatan tersebut pada 2023. Kembalinya pelatih asal Italia itu mendapat sambutan dari Donnarumma yang kini dipercaya sebagai kapten Gli Azzurri.

Donnarumma menjadi bagian dari skuad Italia yang menjuarai Euro 2020 bersama Mancini. Kini, ia berharap keduanya bisa kembali merasakan kesuksesan di panggung internasional.

Italia akan menghadapi Belgia di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut juga mempertemukan Donnarumma dengan kiper Manchester United, Senne Lammens.


Donnarumma Ungkap Alasannya Sambut Mancini

Pelatih Italia, Roberto Mancini menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Italia pertandingan UEFA Nations League di Stadion San Siro di Milan (17/11). Portugal meraih poin sembilan sedangkan Italia lima. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Kembalinya Mancini ke kursi pelatih Italia membuat Donnarumma kembali terhubung dengan sosok yang pernah membawanya meraih gelar Eropa. Sebelumnya, Presiden FIGC Giovanni Malago mengungkap bahwa Donnarumma sempat mengirim pesan kepadanya setelah penunjukan Mancini diumumkan.

Donnarumma kemudian menjelaskan bahwa pesan tersebut merupakan percakapan pribadi. Namun, ia tidak menampik bahwa dirinya senang melihat Mancini kembali menangani Italia karena hubungan yang sudah terjalin di antara mereka.

"Pesan dengan Presiden adalah urusan pribadi," kata Donnarumma.

"Dengan segala hormat kepada pelatih lain yang dekat dengan Timnas Italia, saya mengucapkan selamat kepada Presiden karena kami sudah memiliki ikatan kasih sayang yang besar dengan Mancini, atas apa yang kami alami bersama dan apa yang kami menangkan. Jadi, ya, saya senang.


Donnarumma Ingin Italia Kembali Berjaya

Bertanding melawan Bosnia dan Herzegovina, Timnas Italia kalah 1-4 lewat drama adu penalti. Tampak dalam foto, pemain Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, Nicolo Barella dan pelatih Gennaro Gattuso (kiri ke kanan) bereaksi saat pertandingan sepak bola final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Donnarumma tetap membawa pengalaman dari periode sukses Italia sebelumnya. Setelah menjadi bagian dari tim yang menjuarai Euro 2020, ia berharap era baru bersama Mancini bisa menghasilkan pencapaian serupa.

"Saya sangat bangga mewakili Timnas Italia, terlebih sejak saya mulai bermain di luar negeri, karena saya benar-benar merindukan Italia dan memiliki hasrat untuk kembali serta mewakili negara saya di turnamen-turnamen paling penting," ujar Donnarumma.

Donnarumma juga mengenang Stadio Olimpico sebagai tempat yang memiliki arti khusus bagi dirinya dan Italia. Ia menilai perjalanan kariernya tidak lepas dari pembelajaran bersama para pelatih dan staf yang pernah bekerja dengannya.

"Selalu menyenangkan bisa kembali ke sini, kami memiliki beberapa momen luar biasa di stadion ini. Saya belajar dari setiap pelatih yang pernah bekerja dengan saya, setiap anggota staf, dan saya tidak akan pernah berhenti belajar," lanjut Donnarumma.


Donnarumma Puji Senne Lammens

Kiper Manchester City asal Italia #25, Gianluigi Donnarumma, meninju bola dalam pertandingan Premier League antara Brentford dan Manchester City di Stadion Komunitas Gtech, London, pada 5 Oktober 2025. (Adrian Dennis/AFP)

Pertandingan melawan Belgia juga menghadirkan pertemuan antara dua kiper yang sama-sama bermain di Manchester. Donnarumma memperkuat Manchester City, sedangkan Lammens menjadi bagian dari Manchester United.

Donnarumma memberikan apresiasi kepada Lammens yang menurutnya memiliki masa depan cerah. Namun, ia berharap sang kiper Belgia baru menunjukkan performa terbaik setelah pertandingan Italia dan Belgia selesai.

"Dia adalah kiper yang hebat dan tidak mudah tampil bagus di Manchester United," ungkap Donnarumma.

Saya yakin dia memiliki masa depan yang cerah, saya sudah bertemu dengannya, dia adalah sosok yang cerdas dan saya berharap dia terus berkembang, meski hanya setelah pertandingan besok," tuturnya.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya