Liputan6.com, Jakarta - Lebih dari 100 orang dijadwalkan menghadiri makan malam kenegaraan yang digelar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Presiden China Xi Jinping pada Kamis, 24 September 2026.
Daftar tamu diumumkan lewat rilis pers Gedung Putih, didominasi pejabat pemerintah AS, pelaku bisnis, dan pasangan mereka. Sementara dari pihak China, hanya tujuh pejabat yang tercantum mendampingi Xi.
Advertisement
"Pembicaraan dengan Trump telah menambah substansi baru bagi hubungan AS-China," kata Xi dalam pidato bersulang, dikutip dari CNBC, Jumat (25/9/2026).
Sejumlah perusahaan teknologi besar AS turut terwakili dalam acara ini, antara lain Nvidia, Apple, Meta, dan OpenAI. Menariknya, Anthropic tidak masuk dalam daftar tamu.
Selain pelaku bisnis, tamu lain juga mencakup anggota keluarga besar Trump. Beberapa nama yang tercatat yaitu ayah dari Melania Trump, Viktor Knavs, serta Tiffany Trump, Michael Boulos, dan Arabella Kushner.
Kunjungan Xi ke AS kali ini menjadi kunjungan kenegaraan pertamanya sejak era Presiden Barack Obama, atau lebih dari satu dekade lalu. Xi tiba di AS pada Rabu dan dijadwalkan pulang pada Jumat.
Sebelumnya, sejumlah pelaku bisnis China diperkirakan turut hadir dalam santap malam kenegaraan ini. Namun, hal itu tidak terwujud sesuai perkiraan awal.
Seseorang yang mengetahui persiapan acara, tetapi tidak berwenang berbicara secara resmi, mengatakan kepada CNBC bahwa mereka tidak mengetahui adanya perusahaan China yang diundang mendampingi Xi.
Delegasi Bisnis China Absen dari Daftar
Dari daftar tamu yang dirilis, beberapa nama pejabat dan eksekutif turut tercatat. Duta Besar AS untuk China David Perdue hadir bersama istrinya, Bonnie Perdue.
CEO Advanced Micro Devices (AMD) Dr. Lisa Su juga masuk dalam daftar. Begitu pula Executive Vice President sekaligus Sekretaris Dewan Goldman Sachs, John F.W. Rogers.
Dari pihak China, dua nama pejabat yang tercatat yaitu Direktur Jenderal Asisten Menteri Luar Negeri untuk Departemen Urusan Amerika Utara dan Oseania, Cai Wei, serta Direktur Jenderal Departemen Pers, Komunikasi, dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning.
Santap malam kenegaraan ini digelar di tengah pertemuan tingkat tinggi Trump dan Xi yang membahas isu dagang, tarif, dan kerja sama teknologi antara kedua negara.