Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Zcash Eli Ben-Sasson menilai privasi dan keamanan pasca-kuantum berpotensi menjadi fitur standar dalam aset kripto jika dapat digunakan dengan mudah dan biaya terjangkau.
Mengutip unggahan Ben-Sasson di X, dikutip dari CoinMarketCap, Kamis (24/9/2026), kedua fitur tersebut harus mudah digunakan serta tersedia dengan biaya rendah. Menurutnya, pengalaman pengguna menjadi bagian penting selain pengembangan teknologi untuk memperkuat jaringan blockchain.
Advertisement
Teknologi privasi dapat membatasi informasi yang dapat diketahui pihak lain dari sebuah transaksi di blockchain publik. Sementara itu, metode pasca-kuantum dirancang untuk melindungi aset digital dari serangan komputer kuantum yang cukup kuat di masa depan.
Kedua tujuan tersebut memiliki tantangan berbeda. Namun, Ben-Sasson menilai kemudahan penggunaan menjadi faktor penting.
Pengguna berpotensi kesulitan menerapkan perlindungan yang lebih kuat jika harus melakukan perubahan akun yang rumit atau membayar biaya transaksi yang mahal.
Evaluasi Sistem Kriptografi
Ben-Sasson juga mempertanyakan apa yang akan terjadi ketika sebuah jaringan blockchain yang sudah berjalan mulai beralih menuju keamanan pasca-kuantum.
Pengembang harus mengevaluasi sistem kriptografi yang digunakan jaringan dan menjelaskan langkah yang perlu dilakukan pengguna terhadap aset mereka.