Gus Ipul Siap Somasi 3 Orang yang Sebar Fitnah Terkait Muktamar NU di Jombang

Beredar kabar yang menyebut ada aliran dana dari dua instansi negara ke Muktamar ke-35 NU di Jombang.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 23 September 2026, 16:08 WIB
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merespons kisah kisah Heru Baskoro, putra pengetik naskah Proklamasi Sayuti Melik, yang tinggal di sebuah kontrakan sederhana di gang sempit Kota Bekasi. (Liputan6/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 Saifullah Yusuf mempertimbangkan, akan menempuh jalur hukum kepada pihak-pihak yang menyebarkan opini menyesatkan dan fitnah, terkait Muktamar NU 2026. Gus Ipul siap melayangkan somasi kepada tiga orang yang menyebarkan fitnah.

"Kami sedang mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum bagi pihak-pihak yang menyebarkan fitnah, membangun opini tanpa bukti, ya, tanpa bukti dan sungguh-sungguh sangat menyesatkan," kata Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/9/2026).

"Kita akan lakukan somasi kepada beberapa pihak, setidak-tidaknya ada tiga orang yang akan kita somasi. Jika tidak ada jawaban nanti akan kita teruskan melalui proses hukum," sambungnya.

Dia enggan menyebutkan siapa saja pihak-pihak yang akan disomasi untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya kepada publik. Gus Ipul menjelaskan proses hukum ini ditempuh sebagai bagian klarifikasi NU agar masyarakat tak salah paham.

"Ini sebagai bagian dari upaya kita untuk tabayun, untuk klarifikasi agar tidak terjadi salah paham di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Gus Ipul menyesalkan adanya fitnah-fitnah yang muncul terkait pelaksanaan Muktamar NU, mulai dari adanya risywah atau pemberian hadiah dan intervensi. Dia menegaskan klaim Gus Lilur soal adanya aliran dana dari dua instansi negara ke Muktamar NU merupakan fitnah.

"Itu kan fitnah itu, ya. Itu yang harus dibuktikan. Dan itu bahaya sekali itu kalau kemudian enggak terbukti. Menurut saya itu, itu menyesatkan sekali," tutur Gus Ipul.

Dia menyampaikan Muktamar NU 2026 berjalan dengan baik, demokratis, dan terbuka. Gus Ipul meminta pihak-pihak tak mengotori hasil Muktamar NU dengan fitnah yang menyesatkan.

"Yang menang bermartabat, yang kalah terhormat, ya, sudah bagus sekali. Dan untuk itu jangan dikotori dengan pendapat-pendapat yang justru bernuansa fitnah," ujar Gus Ipul.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya