Liputan6.com, Jakarta - Museum kini berkembang dari sekadar tempat menyimpan karya seni dan sejarah menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman visual sejak pengunjung tiba. Bangunan, ruang pamer, teknologi interaktif, dan cara museum menyajikan koleksi ikut menentukan daya tariknya.
Melansir CNA, Selasa, 22 September 2026, sejumlah museum baru tahun ini menunjukkan perubahan tersebut melalui desain arsitektur yang berani dan konsep pameran yang lebih segar. Daftar tersebut mencakup museum di Amerika Serikat, Inggris, Filipina, China, Korea Selatan, hingga Uni Emirat Arab.
Advertisement
Berikut sembilan museum baru yang menonjol pada 2026:
1. Lucas Museum of Narrative Art – Los Angeles, Amerika Serikat
Lucas Museum of Narrative Art resmi dibuka pada 22 September 2026 di Exposition Park, Los Angeles. Museum ini menyimpan koleksi ilustrasi, komik, seni film, fotografi, dan lukisan, termasuk karya Diego Rivera, Frida Kahlo, serta Jack Kirby.
Penggemar Star Wars juga dapat melihat kostum, properti, dan model dari waralaba tersebut. Arsitek Ma Yansong dari MAD Architects merancang bangunan seluas sekitar 27.870 meter persegi dengan bentuk futuristik.
2. New Museum – New York, Amerika Serikat
New Museum memperluas kompleksnya di Lower East Side melalui proyek yang selesai pada 21 Maret 2026. Perluasan rancangan OMA hampir menggandakan luas institusi menjadi sekitar 11.150 meter persegi.
Gedung tambahan tersebut menghadirkan galeri baru, studio, ruang pertunjukan, serta atrium publik. Fasad kaca dan panel logam dengan sudut tajam memberikan tampilan berbeda pada kawasan tersebut.
3. V&A East Museum – London, Inggris
V&A East Museum mulai menerima pengunjung pada 18 April 2026 di Queen Elizabeth Olympic Park. O’Donnell + Tuomey merancang ruang yang mendorong pengunjung berinteraksi dengan koleksi.
Museum ini menghadirkan benda dari koleksi Victoria and Albert Museum, termasuk busana karya Vivienne Westwood dan Alexander McQueen serta artefak yang berkaitan dengan musik kulit hitam Inggris.
4. Museo del Galeon – Manila, Filipina
Museo del Galeon dibuka pada 1 Mei 2026 dengan fokus pada sejarah maritim Filipina. Museum menggunakan instalasi LED dan galeri untuk mengajak pengunjung memahami budaya maritim sebelum masa kolonial.
Daya tarik utamanya berupa replika kapal Espiritu Santo sepanjang sekitar 40 meter. Pengunjung dapat masuk ke dalam replika kapal abad ke-17 tersebut sambil mempelajari perannya dalam perdagangan.
5. Shenzhen International Museum of Art – Shenzhen, China
Shenzhen International Museum of Art dibuka pada 30 Mei 2026 di Guangming Science City. Arsitek Cui Kai merancang dua struktur utama yang menyerupai bahtera yang berlayar berdampingan.
Pameran pembuka museum menghadirkan tujuh pameran besar, termasuk koleksi kepala hewan dari Istana Musim Panas Lama serta karya dari Museum of Fine Arts Budapest.
6. Centre Pompidou Hanwha – Seoul, Korea Selatan
Centre Pompidou Hanwha mulai beroperasi pada 4 Juni 2026 di kawasan Yeouido, Seoul. Jean-Michel Wilmotte merancang bangunan transparan sepanjang 150 meter yang menyerupai kotak cahaya.
Museum tersebut memamerkan seni modern dan kontemporer dari koleksi Centre Pompidou di Paris. Programnya juga memberi ruang bagi seniman dan budaya Korea.
7. Shenzhen Natural History Museum – Shenzhen, China
Shenzhen Natural History Museum dibuka pada 28 Juli 2026 di tepi Yanzi Lake. Rancangan 3XN, B+H Architects, dan Zhubo Design mengambil inspirasi dari bentuk delta sungai.
Bangunan seluas sekitar 100.000 meter persegi ini menjadi museum sejarah alam terbesar di China bagian selatan. Delapan ruang pamer mengajak pengunjung menjelajahi astronomi, dinosaurus, ekosistem, dan keanekaragaman hayati.
8. Suzhou Museum of Contemporary Art – Suzhou, China
Suzhou Museum of Contemporary Art hadir pada 30 Agustus 2026 di tepi Jinji Lake. Bjarke Ingels Group merancang bangunan seluas sekitar 60.000 meter persegi dengan mengambil inspirasi dari taman dan paviliun tradisional Suzhou.
Atap bangunan yang membentang luas menaungi ruang pamer seni kontemporer China dalam skala besar.
9. Guggenheim Abu Dhabi – Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
Guggenheim Abu Dhabi dijadwalkan membuka pintunya pada 11 Desember 2026 di Saadiyat Island. Frank Gehry merancang bangunan berbentuk fragmentasi dengan inspirasi dari barrel, struktur menara angin tradisional di kawasan Teluk.
Museum ini akan menjadi Guggenheim terbesar di dunia dengan lebih dari 600 karya seniman dari Uni Emirat Arab dan berbagai negara. Sejumlah instalasi berukuran besar juga akan mengisi ruang berbentuk kerucut di dalam bangunan.