Liputan6.com, Jakarta - Hoaksย terkait dengan Papua kembali beredar di media sosial (medsos). Informasi yang beredar memuat beragam narasi yang tidak sesuai fakta.
Salah satunya, video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah. Dalam video yang beredar dia menyebut bagi masyarakat yang ingin mendapat bantuan harus meninggalkan pesan di komentar atau messenger.ย
Advertisement
Lalu apa saja hoaks terkait dengan Papua yang beredar di medsos? Simak daftarnya berikut ini:
1. Cek Fakta: Hoaks Video Gubernur Papua Mathius D Fakhiri Sampaikan Bantuan Pemerintah
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di komentar. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 14 September 2026.
Dalam unggahan yang beredar, tampak Mathius menyampaikan pernyataan. Berikut isi transkripnya:
"Halo shalom ini langsung bantuan dari pemerintah bagi siapa yang melihat video ini lewat di beranda kalian tinggalkan pesan di komentar maupun di Messenger"
Unggahan disertai keterangan sebagai berikut:
"perhatian pemerintah, semoga bantuan ini membawa manfaat bagi keluarga nya ya ๐"
Terdapat link kirim pesan dalam unggahan yang beredar.
Lalu benarkah klaim video Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan bantuan dari pemerintah dengan cara meninggalkan pesan di komentar? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Foto Hewan Misterius Ditangkap Nelayan Papua
Sebuah foto yang diklaim hewan misterius ditangkap nelayan Papua beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 25 Juli 2024.
Foto tersebut menampilkan seekor hewan berbentuk aneh. Hewan tersebut memilki empat kaki, di masing-masing kaki terdapat empat jari. Hewan itu berwarna putih dan menyerupai kadal atau amfibi.
Foto tersebut kemudian diklaim sebagai hewan misterius yang ditangkap oleh nelayan Papua.
"Nelayan Papua menangkap hewan yang belm pernah terlihat sebelumnya," tulis salah satu akun Facebook.
Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 58 kali dibagikan dan mendapat 18 komentar dari warganet.
Benarkah dalam foto tersebut merupakan hewan misterius yang ditangkap oleh nelayan Papua? Simak hasilย penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Gebyar Undian Bank Papua
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim gebyar undian Bank Papua, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Juni 2024.
Klaim gebyar undian Bank Papua berupa tulisan sebagai berikut.
"*๐๐๐๐๐๐ผ๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐๐ผ๐๐๐ผ 2024* ๐๐๐ช๐จ๐ช๐จ ๐๐๐ก๐ช๐ง๐ช๐ ๐๐๐จ๐๐๐๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐๐ผ๐๐๐ผ ๐๐๐ฃ๐ ๐๐ช๐๐๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ช๐ฃ๐๐ ๐๐ฃ *๐๐ผ๐๐๐ผ ๐๐๐ฝ๐๐๐*๐๐๐ฝ๐๐ผ๐ ๐๐๐ฟ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐๐ผ๐๐๐ผ (๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ผ๐๐๐ผ๐๐๐)๐ฝ๐๐ง๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐ผ๐๐๐ผ ๐๐ค๐๐๐ก๐#๐๐๐๐๐ง ๐ก๐๐๐, ๐ผ๐ฎ๐ค ๐๐ช๐ง๐ช๐๐ฃ ๐ฟ๐๐๐ฉ๐๐ง ๐๐๐๐ง ๐ข๐๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐๐ ๐๐ฃ ๐๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐ง๐๐ฏ๐ ๐๐๐ฅ๐๐ง๐ฉ๐ : *๐๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐ง๐๐ฏ๐ ๐๐ค๐๐๐ก*
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐ผ๐ก๐ฅ๐๐๐ง๐
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐พ๐-๐ ๐๐ช๐ง๐๐ค
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐๐-๐ ๐พ๐๐
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐ง
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐๐ค๐ง๐ฉ๐ช๐ฃ๐๐ง
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐-๐
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐ง๐๐ค
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐๐.
- 20 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐ฉ๐ค๐ง ๐๐๐ค๐ฅ๐ฎ
- 15 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐ฉ๐ค๐ง ๐๐ข๐๐ญ
- 30 ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ ๐๐๐ 50 ๐๐ฃ.
- 33 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ข๐๐ง๐ฉ๐ฅ๐๐ค๐ฃ๐ ๐ฅ๐ง๐ค๐ข๐๐ญ14
- 100๐๐ข๐๐จ ๐๐๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐ฃ & ๐๐ค๐๐๐ข ๐ข๐ช๐ก๐๐.
- 20 ๐๐๐ ๐๐ฉ ๐๐๐จ๐๐ฉ๐ ๐จ๐๐ฃ๐๐๐๐ฅ๐ค๐ง๐
- 20 ๐๐๐ ๐๐ฉ ๐๐ข๐ง๐ค๐ ๐๐ง๐๐ฉ๐๐จ
(๐๐๐ฝ๐๐ผ๐ ๐๐๐ฟ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐๐๐๐ผ๐ฟ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐๐ผ๐๐๐ผ) ๐จ๐๐ก๐๐ ๐๐ฃ ๐ ๐ก๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐ช (๐ฟ๐๐๐ฉ๐๐ง) ๐๐๐ฃ๐ ๐ ๐๐ข๐ ๐ฉ๐๐ก๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ฃ๐ฝ๐ช๐ง๐ช๐๐ฃ ๐ฟ๐๐๐ฉ๐๐ง ๐๐๐ ๐๐ง๐๐ฃ๐ (๐๐๐ผ๐๐๐)"
Unggahan tersebut disertai tautan berikut "https://ikuti-undian.gebyarmk.my.id/?fbclid=IwZXh0bgNhZW0CMTEAAR2aC71aOV6sFf9zxG6E--4NRHIjdxxT6sH-LJ4ZLIimGrtrH5malSdwJ0E_aem_Afz_cmGvK8djtVRSF83nmtNYqHB8WPgBe3TaIQER5oBG163VJdDdgr51BMRoZbixrTzAKuKdCVAkcj5wdnULr3A-"
Jika tautan tersebut diklik makan mengarah pada situs yang menampilkan formulir pendaftaran.
Formulir tersebut meminta sejumlah data seperti nama lengkap, nomor kartu ATM, nomor rekening, NIK KTP, nomor handphone dan masa berlaku kartu.
Benarkah klaim gebyar undian Bank Papua? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.