Liputan6.com, Jakarta - New York, Amerika Serikat masih bertahan di posisi pertama sebagai pusat keuangan terkemuka di dunia. New York mendapatkan skor 761. Sedangkan di Asia dipimpin oleh Hong Kong dengan skor 756.
Dua kota tersebut mengalami penurunan dalam skor masing-masing enam dan sembilan poin. Demikian seperti yang dirilis dalam edisi ke-40 Global Financial Centers Index (GFCI) yang dirilis pada Rabu, 16 September 2026 oleh think thank Z/Yen Partners yang berbasis di London dan China Development Institute yang berbasis di Shenzhen, China.
Advertisement
Indeks yang diterbitkan dua kali setahun ini menilai 139 pusat keuangan berdasarkan 144 faktor penentu yang mencakup lima bidang daya saing antara lain lingkungan bisnis, modal manusia, infrastruktur, pengembangan sektor keuangan dan reputasi. Penilaian ini didasarkan pada ukuran kuantitatif serta 39.531 penilaian lebih dari 6.000 responden kuesioner daring.
Mengutip laman vnexpress.net, Jumat, (18/9/2026), secara global, New York tetap menjadi pusat keuangan terkemuka dunia, unggul empat poin di atas London. New York menjadi satu-satunya pusat keuangan Amerika Utara yang masuk dalam daftar 10 besar dunia. Sementara San Francisco, Los Angeles, Chicago, Boston dan Washington DC semuanya berada di peringkat 20 besar.
Adapun Hong Kong mempertahankan posisi ketiga, mengungguli Singapura. Keempat pusat keuangan teratas itu semuanya memperoleh skor lebih rendah dibandingkan edisi sebelumnya pada Maret.
Shanghai naik satu peringkat ke posisi lima besar, menggantikan San Francisco yang merosot ke peringkat ke-11. Sementara itu, Tokyo naik empat peringkat ke posisi keenam. Seoul, Shenzhen, Dubai, dan Zurich melengkapi daftar 10 besar.
6 Kota Asia Masuk 10 Besar Pusat Keuangan Dunia
Di Asia Pasifik, enam pusat keuangan masuk dalam daftar 10 besar dunia. Rata-rata peringkat di kawasan ini naik 1,48% dibandingkan GFCI 39. Hanya empat pusat keuangan di kawasan ini yang mengalami penurunan peringkat. Da Nang masuk ke dalam indeks untuk pertama kalinya di posisi ke-71.
Meskipun terjadi penurunan skor pada beberapa pusat keuangan terkemuka, rata-rata skor di seluruh pusat keuangan justru naik 0,8%. Sebagian besar mencatatkan skor lebih tinggi.
Wilayah Eropa Timur dan Asia Tengah mencatat rata-rata penurunan skor paling tajam yakni sebesar 1,09%. Sementara wilayah Asia Pasifik mencatat kenaikan terbesar 1,48%.
Berikut daftar 10 kota pusat keuangan dunia berdasarkan GFCI 40 Rank And Ratings:
1.New York
2.London
3.Hong Kong
4.Singapura
5.Shanghai
6.Tokyo
7.Seoul
8.Shenzhen
9.Dubai
10.Zurich