Keluarga Tabur Bunga di Laut untuk Jurnalis dan Kru Arupadhatu 1

oleh Budy SantosoDiterbitkan 18 September 2026, 12:49 WIB
Keluarga Tabur Bunga di Laut untuk Jurnalis dan Kru Arupadhatu 1
Keluarga lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 melakukan prosesi tabur bunga di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). Dermaga tersebut diketahui menjadi titik awal keberangkatan delapan orang itu pada Senin (7/9/2026) sebelum hilang kontak di perairan Selat Sunda. Prosesi dilakukan setelah operasi pencarian dan pertolongan oleh Tim SAR Gabungan resmi dihentikan. Keluarga membawa beragam bunga dan berdiri menghadap laut sambil memanjatkan doa serta menitipkan harapan agar orang-orang yang mereka cintai segera ditemukan. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, dengan sejumlah keluarga terlihat menangis. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pimpinan KLY, termasuk CEO KLY Dian Gemiano, CFO KLY Octaviany Sarimawan, CCO KLY Wenseslaus Manggut, serta Pemimpin Redaksi Liputan6.com Titis Widyatmoko dan Pemimpin Redaksi Merdeka.com Wisnoe Moerti.
Keluarga menaburkan bunga ke laut dalam prosesi untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). Dermaga tersebut menjadi titik awal keberangkatan delapan orang itu pada Senin (7/9/2026). (KLY/Budy Santoso)
Keluarga menaburkan bunga ke laut dalam prosesi untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). Dermaga tersebut menjadi titik awal keberangkatan delapan orang itu pada Senin (7/9/2026). (KLY/Budy Santoso)
CEO KLY Dian Gemiano, CFO KLY Octaviany Sarimawan, CCO KLY Wenseslaus Manggut, Pemimpin Redaksi Liputan6.com Titis Widyatmoko, dan Pemimpin Redaksi Merdeka.com Wisnoe Moerti menghadiri prosesi tabur bunga untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). (KLY/Budy Santoso)
Suasana haru keluarga saat mengikuti prosesi tabur bunga untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). Sejumlah keluarga terlihat menangis setelah operasi pencarian delapan orang tersebut dihentikan Tim SAR Gabungan. (KLY/Budy Santoso)
Yanti, istri jurnalis foto Merdeka.com Arie Basuki, bersama putranya Bintang berdiri menatap perairan Selat Sunda sambil memanjatkan doa dalam prosesi tabur bunga di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar Arie Basuki dan tujuh penumpang Arupadhatu 1 lainnya segera ditemukan. (KLY/Budy Santoso)
Jajaran pimpinan KLY bersama keluarga mengikuti prosesi tabur bunga untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 di pantai dekat Dermaga Pegedongan, Banten, Jumat (18/9/2026). Prosesi tersebut menjadi bagian dari doa dan penghormatan bagi delapan orang yang hingga kini belum ditemukan setelah hilang kontak di perairan Selat Sunda. (KLY/Budy Santoso)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya